Marco Reus Dukung Jürgen Klopp Tangani Timnas Jerman: Sosok Tepat di Masa Transisi
Baca dalam 60 detik
- Mantan bintang Dortmund, Marco Reus, menyebut Jürgen Klopp sebagai kandidat ideal untuk menukangi timnas Jerman pasca kegagalan di Piala Dunia 2026.
- DFB dikabarkan telah menjalin komunikasi dengan Klopp, yang saat ini menjabat Head of Global Football Red Bull, untuk menggantikan Julian Nagelsmann.
- Klopp dinilai memiliki kepribadian dan rekam jejak juara yang dibutuhkan untuk membangkitkan kembali kejayaan Der Panzer.

Mantan gelandang Borussia Dortmund dan timnas Jerman, Marco Reus, memberikan dukungan penuh terhadap kemungkinan Jürgen Klopp menjadi pelatih kepala baru Der Panzer. Menurut Reus, pelatih berusia 59 tahun itu adalah sosok sempurna untuk memimpin Jerman keluar dari masa sulit setelah tersingkir lebih awal di Piala Dunia 2026 dan mundurnya Julian Nagelsmann.
Reus, yang kini bermain untuk LA Galaxy di Major League Soccer, menghabiskan tiga musim bermain di bawah asuhan Klopp di Dortmund setelah kembali ke klub masa kecilnya pada 2012. Ia menyaksikan langsung bagaimana Klopp mampu membangun tim yang kompetitif dan penuh karakter. “Klopp adalah pelatih yang sempurna, baik untuk klub maupun tim nasional,” ujar Reus kepada media AS. “Dia memiliki kepribadian yang dibutuhkan untuk memimpin tim mana pun. Tapi ketika berbicara tentang Jerman, ini bukan hanya soal tim nasional. Saya pikir jika dia mengambil pekerjaan itu, dia akan mengubah banyak hal.”
Kepercayaan Reus bukan tanpa dasar. Klopp memiliki rekam jejak mentereng dalam membangun kembali tim yang terpuruk. Di Mainz, ia membawa klub promosi ke Bundesliga. Di Dortmund, ia mengakhiri dominasi Bayern Munich dengan dua gelar liga. Di Liverpool, ia mengembalikan kejayaan The Reds setelah tiga dekade tanpa gelar liga. Kini, tantangan serupa menanti di timnas Jerman, yang harus bangkit setelah kegagalan di Piala Dunia 2026 dan kehilangan sejumlah pemain kunci.
DFB sendiri telah mengonfirmasi bahwa mereka tengah bernegosiasi dengan Klopp. Meski masih terikat kontrak sebagai Head of Global Football di Red Bull, Klopp diyakini memiliki fleksibilitas untuk mengambil peran baru. Jika kesepakatan tercapai, ia akan menjadi pelatih Jerman pertama yang pernah menangani Liverpool, dan salah satu dari sedikit pelatih Jerman yang sukses di luar negeri sebelum menangani tim nasional.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perkembangan ini menarik untuk diikuti. Jerman selalu menjadi salah satu tim favorit di turnamen besar, dan kehadiran Klopp bisa mengembalikan daya tarik Der Panzer. Selain itu, gaya sepak bola gegap gempita ala Klopp—dengan pressing tinggi dan transisi cepat—sering menjadi tontonan menghibur. Apakah Klopp akan menerima tawaran tersebut? Atau ia akan memilih tetap di jalur korporasi sepak bola? Keputusan akhir diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa pekan mendatang.



