Leeds Boyong Bek €40 Juta, Juventus Raup Cuan Rp350 Miliar
Baca dalam 60 detik
- Leeds United resmi mendatangkan bek tengah asal Bosnia Tarik Muharemovic dari Sassuolo dengan nilai transfer €40 juta, menjadikannya rekor pembelian termahal klub.
- Juventus, yang tak pernah menurunkan Muharemovic di tim senior, mendapat keuntungan €20 juta berkat klausul penjualan 50% yang disematkan saat sang pemain hengkang.
- Kedatangan pemain jangkung 193 cm ini diharapkan langsung mengisi kekosongan yang ditinggalkan Pascal Struijk dan memperkuat lini belakang Leeds di bawah asuhan Daniel Farke.

Leeds United bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini dengan mengamankan tanda tangan bek tengah Bosnia, Tarik Muharemovic, dari Sassuolo dengan nilai mencapai €40 juta atau setara £34 juta. Pemain berusia 23 tahun itu dijadwalkan menjalani tes medis di Elland Road pada Kamis (10/7) dan diperkirakan menjadi pembelian termahal dalam sejarah klub.
Muharemovic, yang memiliki postur 193 cm dan kaki kiri sebagai andalan, direkrut untuk menggantikan Pascal Struijk yang hengkang ke Brighton. Manajer Daniel Farke disebut sangat menginginkan profil bek modern yang mampu membangun serangan dari belakang, dan statistik musim lalu menunjukkan bahwa pemain asal Slovenia itu memenuhi kriteria tersebut: rata-rata 6,9 sapuan, 1,4 tekel, dan 1,4 intersep per laga, plus memenangi hampir 75% duel udara.
Menariknya, Juventus—klub yang membesarkan Muharemovic melalui tim Next Gen—tak pernah memainkannya di tim senior. Namun, berkat klausul penjualan 50% yang disepakati saat sang pemain dilepas ke Sassuolo pada 2024, raksasa Serie A itu dipastikan mendapat €20 juta dari transfer ini. Dana segar tersebut rencananya akan digunakan untuk memburu bek Bologna, Jhon Lucumi, yang juga diincar Sunderland, Aston Villa, dan Bournemouth.
Bagi Leeds, pembelian ini menegaskan ambisi klub yang dimiliki 49ers Enterprises untuk kembali ke papan atas Premier League. Anggaran belanja disebut mencapai £70-100 juta, belum termasuk dana dari penjualan pemain. Selain Muharemovic, Leeds juga dikaitkan dengan Shea Charles dan Oumar Solet. Kehadiran bek bertipe modern seperti Muharemovic diyakini akan meringankan beban gelandang bertahan Ethan Ampadu dalam membangun serangan.
Mantan pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, yang pernah menangani Muharemovic, memuji potensi besar pemainnya. "Dia telah berkembang pesat dan memiliki kualitas untuk menjadi pemain yang sangat kuat," ujar Grosso. Ia juga menyoroti karakter dan kepribadian sang bek yang dinilai akan membantunya beradaptasi di level tertinggi.
Meski demikian, kekhawatiran muncul terkait kecepatan dan adaptasi terhadap tempo tinggi sepak bola Inggris. Namun, kemampuan membaca permainan yang dimiliki Muharemovic dipercaya bisa memuluskan transisi tersebut. Dengan torehan 32 penampilan di Serie A musim lalu, ia bukanlah pemain yang asing dengan tekanan.
Bagi Juventus, keberhasilan meraup €20 juta dari pemain yang tak pernah berseragam hitam-putih di laga resmi menjadi bukti kecerdasan bisnis klub. Dana tersebut akan menjadi amunisi untuk memperkuat lini belakang yang ditinggalkan pemain senior. Pertanyaannya, akankah Lucumi menjadi pilihan tepat untuk menggantikan sosok yang tak kunjung tampil di Turin?



