Newcastle Gagal Boyong Manzambi, Alihkan Incaran ke Bek Sayap Fiorentina
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United mengalihkan fokus ke bek kanan Fiorentina, Dodo, setelah gagal mendapatkan Johan Manzambi yang dibajak Aston Villa.
- Fiorentina membanderol Dodo sekitar 13 juta poundsterling, angka yang terjangkau bagi Newcastle berkat penjualan pemain musim panas ini.
- Persaingan ketat diperkirakan terjadi karena Inter Milan, Juventus, dan Napoli juga sempat menjajaki negosiasi untuk pemain Brasil berusia 27 tahun tersebut.

Newcastle United harus segera menyusun strategi baru setelah rencana merekrut gelandang Freiburg, Johan Manzambi, gagal total akibat ulah Aston Villa yang menawar lebih tinggi di menit-menit akhir. Kini, klub Liga Primer Inggris itu membidik bek kanan Fiorentina, Dodo, sebagai prioritas utama memperkuat sektor pertahanan.
Kegagalan mendapatkan Manzambi memaksa Newcastle mengevaluasi ulang daftar belanja mereka. Alih-alih terus mengejar gelandang, manajemen memutuskan untuk memperkuat sisi kanan pertahanan yang dinilai masih rapuh. Langkah ini diambil setelah mereka kehilangan beberapa pemain kunci di bursa transfer musim panas ini, termasuk Anthony Gordon dan Sandro Tonali yang telah dijual.
Menurut laporan Viola News yang dikutip Sport Witness, Newcastle sudah melakukan kontak awal dengan Fiorentina untuk membahas kemungkinan transfer Dodo. Klub asal Tuscany itu mematok harga sekitar 13 juta poundsterling—angka yang tergolong murah untuk pemain sekaliber Dodo. Nottingham Forest juga disebut-sebut tertarik, namun Newcastle dianggap sebagai klub paling serius dalam perburuan ini.
Dodo, yang bergabung dengan Fiorentina dari Shakhtar Donetsk pada 2022, telah menjelma menjadi salah satu bek kanan paling konsisten di Serie A. Kecepatan eksplosif dan kemampuannya dalam bertahan maupun menyerang membuatnya menjadi andalan di bawah asuhan pelatih Vincenzo Italiano. Mantan pelatihnya, Vítor Severino, pernah menyebut Dodo sebagai pemain bertahan yang "super cepat" dengan akselerasi luar biasa. "Dia tidak hanya cepat, tetapi juga memiliki etos kerja tinggi dan selalu ingin belajar," ujar Severino.
Bagi Newcastle, kehadiran Dodo bisa menjadi solusi instan. Gaya bermainnya yang agresif dan kemampuannya beroperasi sebagai full-back atau wing-back sangat cocok dengan skema Eddie Howe. Selain itu, pengalamannya di Eropa—termasuk tampil di Liga Champions bersama Shakhtar—bisa membantu The Magpies bersaing di level tertinggi. Namun, negosiasi diprediksi tidak mudah. Fiorentina menganggap Dodo sebagai aset berharga, sehingga mereka tidak akan melepasnya dengan harga murah. Apalagi, Inter Milan, Juventus, dan Napoli juga sempat melakukan pembicaraan, meski belum ada perkembangan berarti.
Konteks ini menarik bagi pengamat sepak bola Indonesia. Liga Inggris selalu menjadi tontonan utama, dan langkah Newcastle di bursa transfer kerap memengaruhi persaingan papan atas. Jika Dodo bergabung, ia akan menjadi pemain Brasil kedua di skuad Howe setelah Joelinton. Bagi penggemar Timnas Indonesia, cerita ini juga mengingatkan pada potensi pemain diaspora yang bermain di Eropa—seperti halnya Dodo yang lahir di Brasil dan memilih memperkuat negara asalnya.
Dengan jendela transfer yang masih terbuka, Newcastle harus bergerak cepat. Kegagalan demi kegagalan bisa membuat mereka kehilangan momentum, terutama setelah kehilangan Manzambi. Apakah Dodo akan menjadi jawaban atas masalah pertahanan Newcastle? Ataukah ia akan menjadi target berikutnya yang lolos dari genggaman? Waktu yang akan menjawab.



