Leeds United Siap Tebus Bek Udinese Oumar Solet €25 Juta, Inter dan Juventus Gigit Jari
Baca dalam 60 detik
- Klub Championship Leeds United dikabarkan akan membayar penuh klausul €25 juta untuk bek tengah Udinese, Oumar Solet, mengalahkan minat Inter Milan dan Juventus.
- Inter Milan hanya berani menawar €20 juta termasuk bonus, sementara Juventus belum bergerak karena prioritas lain, membuka jalan bagi Leeds untuk merekrut pemain Prancis itu.
- Jika jadi, ini akan menjadi pembelian kedua Leeds dari Serie A dalam sepekan setelah sebelumnya mengamankan Tarik Muharemovic dari Sassuolo senilai €40 juta.

Klub divisi Championship Inggris, Leeds United, dikabarkan siap menggelontorkan dana €25 juta untuk memboyong bek tengah Udinese, Oumar Solet, dalam langkah yang mengejutkan banyak pihak. Langkah agresif Leeds ini sekaligus memutus harapan dua raksasa Serie A, Inter Milan dan Juventus, yang sebelumnya dikaitkan dengan pemain berusia 25 tahun tersebut.
Solet, yang bergabung dengan Udinese pada Januari 2025 sebagai agen bebas setelah meninggalkan RB Salzburg, tampil impresif di lini belakang Friuli musim lalu. Performa solidnya membuatnya menjadi salah satu bek muda paling diminati di bursa transfer Eropa. Namun, ketertarikan klub-klub Italia seperti Inter dan Juventus kandas karena mereka enggan memenuhi banderol €25 juta yang dipatok Udinese.
Inter Milan sempat mengajukan proposal senilai €20 juta termasuk bonus, tetapi tawaran itu langsung ditolak Udinese. Sementara Juventus, yang juga memantau situasi Solet, harus mengalihkan fokus ke prioritas lain di bursa transfer. Kondisi ini dimanfaatkan Leeds United yang tak ragu mengeluarkan dana penuh untuk mengamankan tanda tangan pemain Prancis itu.
Jika transfer ini terealisasi, Leeds akan kembali menunjukkan agresivitasnya di bursa transfer setelah sebelumnya menyepakati transfer senilai €40 juta untuk bek Bosnia-Herzegovina, Tarik Muharemovic, dari Sassuolo. Dua pembelian mahal ini menandai ambisi besar Leeds untuk segera kembali ke Premier League setelah terdegradasi pada musim 2022/2023.
Bagi Udinese, penjualan Solet akan menjadi keuntungan besar mengingat mereka mendatangkannya tanpa biaya transfer. Klub Serie A itu dikenal sebagai salah satu yang paling jeli dalam merekrut pemain muda dan menjualnya dengan harga tinggi. Kepergian Solet akan meninggalkan lubang di lini pertahanan, namun dana segar yang masuk bisa digunakan untuk mendatangkan pengganti yang lebih murah.
Dari sisi pemain, kepindahan ke Leeds United mungkin bukan langkah yang diimpikan banyak pemain Serie A, mengingat Leeds saat ini bermain di kasta kedua Inggris. Namun, proyek ambisius klub dan potensi promosi ke Premier League bisa menjadi daya tarik tersendiri. Solet juga akan menjadi pemain kunci di lini belakang Leeds jika transfer ini rampung.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Leeds di bursa transfer ini patut dicermati. Klub-klub Championship kerap menjadi batu loncatan bagi pemain untuk bersinar di Inggris, dan jika promosi, nilai pasar mereka bisa meroket. Ini juga menunjukkan bahwa Serie A tetap menjadi ladang pemain berkualitas yang diburu klub-klub Eropa, meski dengan daya beli yang bervariasi.
Pertanyaan selanjutnya: akankah Leeds mampu mempertahankan konsistensi di Championship dan mengamankan tiket promosi? Ataukah investasi besar ini hanya akan menjadi beban jika gagal naik kasta? Waktu yang akan menjawab, namun satu hal pasti, persaingan di bursa transfer musim panas ini semakin memanas.



