Bek Jepang Tomiyasu Buru Kembali ke Serie A, Dua Klub Italia Antre
Baca dalam 60 detik
- Takehiro Tomiyasu, mantan pemain Arsenal dan Bologna, menjadi agen bebas setelah kontraknya di Ajax berakhir dan tengah dirumorkan merapat ke Sassuolo atau Venezia.
- Bek serbabisa berusia 27 tahun itu sempat mengalami cedera lutut parah yang membuatnya absen selama 15 bulan, namun ia sudah pulih dan tampil di Piala Dunia 2026.
- Venezia yang baru promosi ke Serie A membutuhkan pengganti Marin Sverko yang cedera, sementara Sassuolo juga memantau situasi Tomiyasu untuk memperkuat lini belakang.

Bek tim nasional Jepang, Takehiro Tomiyasu, berpeluang besar kembali merumput di Serie A setelah statusnya sebagai pemain bebas transfer menarik minat dua klub Italia, Sassuolo dan Venezia. Pemain yang sempat membela Arsenal dan Ajax tersebut kini tengah menjajaki opsi karier berikutnya, dengan negosiasi bersama perwakilannya sudah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.
Tomiyasu, yang mampu bermain di tiga posisi berbeda di lini belakang—bek tengah, bek kanan, maupun bek kiri—masih berada di usia produktif 27 tahun. Kariernya di Eropa sempat terhambat cedera lutut serius yang membuatnya absen sejak Juli 2024 hingga Oktober 2025. Namun, pemain kelahiran Fukuoka itu berhasil pulih tepat waktu untuk tampil bersama Samurai Blue di Piala Dunia 2026, yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Menurut laporan Tuttomercatoweb, Sassuolo dan Venezia menjadi dua kandidat terdepan untuk mengamankan jasa Tomiyasu. Venezia, yang baru promosi ke Serie A musim depan, sangat membutuhkan tambahan tenaga di sektor pertahanan setelah bek andalan mereka, Marin Sverko, harus menjalani operasi dan diperkirakan absen berbulan-bulan. Sementara itu, Sassuolo yang musim lalu nyaris degradasi juga tengah membangun ulang skuad dan melihat Tomiyasu sebagai opsi berpengalaman di Serie A.
Tomiyasu bukanlah wajah baru di Italia. Ia pernah membela Bologna dari 2019 hingga 2021, mencatatkan 61 penampilan di Serie A dengan sumbangan tiga gol dan tiga assist. Performa apiknya bersama Rossoblu membuat Arsenal rela mengeluarkan dana 18,6 juta euro pada musim panas 2021. Namun, cedera dan persaingan ketat di Emirates Stadium membuatnya jarang dimainkan, hingga akhirnya dilepas gratis ke Ajax pada musim panas 2024. Di Ajax, ia hanya tampil 12 kali sebelum kembali dirundung cedera.
Dari sudut pandang sepak bola Indonesia, pergerakan Tomiyasu menarik untuk diikuti karena ia merupakan salah satu bek Asia yang sukses di Eropa. Kehadirannya di Serie A kembali bisa menjadi tolok ukur kompetisi bek Asia di liga top Eropa, sekaligus memberikan gambaran bagi pemain Indonesia yang bercita-cita menembus kompetisi elite. Selain itu, Jepang sebagai rival utama Indonesia di kancah Asia kerap menjadi barometer kekuatan sepak bola regional, sehingga perkembangan pemain seperti Tomiyasu selalu relevan untuk dicermati.
Keputusan Tomiyasu akan bergantung pada faktor menit bermain dan proyek klub. Di Venezia, ia berpotensi menjadi pilar utama di lini belakang tim promosi, sementara Sassuolo menawarkan stabilitas di klub yang sudah mapan di Serie A. Kedua klub sama-sama membutuhkan bek berpengalaman yang bisa langsung adaptasi. Pertanyaannya, mampukah Tomiyasu kembali ke performa terbaiknya setelah cedera panjang, atau justru akan menjadi investasi berisiko bagi klub yang meminatinya?



