Komjen Rudi Setiawan Resmi Jabat Irjen Kemenimipas, Tugas Awasi Tata Kelola Transparan
Baca dalam 60 detik
- Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto melantik Komjen Rudi Setiawan sebagai Inspektur Jenderal Kemenimipas pada Rabu (15/7).
- Rudi, mantan Kapolda Jawa Barat dan Deputi KPK, diharapkan memperkuat fungsi pengawasan internal kementerian.
- Pelantikan ini menandai pergeseran perwira tinggi Polri ke posisi sipil strategis di tengah upaya reformasi birokrasi.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto resmi melantik Komisaris Jenderal Polisi Rudi Setiawan sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Imipas di Jakarta, Rabu (15/7). Langkah ini menjadi sinyal penguatan pengawasan internal di kementerian yang baru terbentuk tersebut, dengan menempatkan seorang perwira tinggi Polri berlatar belakang penegakan hukum untuk memastikan tata kelola yang bersih.
Dalam upacara pelantikan, Agus yang sebelumnya menjabat Wakapolri menekankan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab, integritas, dan dedikasi tinggi. Ia berharap Rudi mampu membawa perubahan signifikan dalam fungsi inspektorat, terutama dalam mencegah penyimpangan dan meningkatkan akuntabilitas. Setelah dilantik, Rudi langsung menandatangani dan membacakan pakta integritas sebagai komitmen awal.
Kementerian Imipas melalui pernyataan resminya mengungkapkan bahwa penunjukan Rudi merupakan bagian dari strategi memperkuat sistem pengawasan internal. Tugas utama Rudi adalah mendorong terwujudnya tata kelola kementerian yang transparan dan akuntabel, sejalan dengan agenda reformasi birokrasi pemerintah. Dengan pengalaman Rudi di KPK dan kepolisian, diharapkan fungsi pengawasan dapat berjalan lebih efektif.
Latar belakang Rudi yang pernah menjadi Deputi Penindakan dan Eksekusi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi modal berharga. Di KPK, ia terlibat dalam berbagai operasi penindakan korupsi kelas kakap. Setelah ditarik kembali ke Polri, ia dipercaya memimpin Polda Jawa Barat selama lebih dari setahun, sebelum akhirnya dimutasi ke Mabes Polri pada Mei 2026. Kariernya terus menanjak dengan kenaikan pangkat menjadi Komjen pada akhir Juni lalu.
Penempatan Rudi di Kemenimipas juga menarik diamati dalam konteks hubungan sipil-militer. Kementerian Imipas yang relatif baru membutuhkan figur dengan rekam jejak pengawasan yang kuat. Agus Andrianto sendiri merupakan perwira tinggi Polri yang beralih menjadi menteri, sehingga keduanya memiliki pemahaman serupa tentang pentingnya integritas. Pengamat menilai langkah ini bisa mempercepat reformasi birokrasi di kementerian, meski juga menimbulkan pertanyaan tentang dominasi Polri di posisi sipil.
Ke depan, tantangan Rudi adalah membangun sistem pengawasan yang tidak hanya reaktif, tetapi juga preventif. Dengan pengalamannya di KPK, ia diharapkan mampu menciptakan mekanisme deteksi dini korupsi dan maladministrasi. Pertanyaan yang mengemuka: akankah pendekatan tegas ala penegak hukum mampu mengubah budaya birokrasi di Kemenimipas, atau justru menimbulkan resistensi internal? Waktu yang akan menjawab efektivitas strategi ini.



