Newcastle Siapkan Dana Rp1,7 Triliun untuk Striker Muda Bundesliga, Christian Kofane
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United mengalihkan fokus ke Christian Kofane setelah gagal mendatangkan Johan Manzambi ke Aston Villa.
- Bayer Leverkusen membanderol pemain 19 tahun itu dengan harga ยฃ87 juta, setara dengan rekor transfer klub.
- Kofane dinilai sebagai prospek striker paling menjanjikan di Eropa, dengan catatan lima gol dan empat asis dalam 12 laga starter musim lalu.

Newcastle United dikabarkan siap menggelontorkan dana sebesar ยฃ87 juta atau sekitar Rp1,7 triliun untuk mengamankan jasa Christian Kofane, striker muda Bayer Leverkusen yang tengah naik daun. Langkah ini muncul setelah The Magpies gagal memboyong gelandang Johan Manzambi yang memilih bergabung dengan Aston Villa.
Menurut laporan FussballDaten, manajemen Newcastle yang didukung dana dari Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi tidak gentar dengan banderol selangit yang dipasang Leverkusen. Kofane, yang baru berusia 19 tahun, menjadi sorotan setelah musim debutnya yang impresif di Bundesliga. Dalam 12 pertandingan sebagai starter, ia mencetak lima gol dan empat asis, menunjukkan ketajaman yang langka seusianya.
Keputusan Newcastle untuk memburu Kofane tak lepas dari kebutuhan mendesak di lini depan. Musim lalu, ketajaman menjadi masalah utama di bawah asuhan Eddie Howe. Nick Woltemade dan Yoane Wissa gagal memberikan kontribusi signifikan, sementara kepergian Anthony Gordon ke Barcelona memperparah situasi. Meski Bazoumana Toure telah didatangkan sebagai pengganti, lini serang Newcastle dinilai masih kekurangan daya gedor.
Kofane digambarkan sebagai striker modern dengan kecepatan, kekuatan, dan naluri gol yang tajam. Talent scout Jacek Kulig bahkan menyebutnya sebagai "salah satu striker paling menarik di dunia". Gaya bermainnya disebut mirip dengan Alexander Isak di masa muda, yang kini menjadi andalan Newcastle. Jika transfer ini terwujud, Kofane bisa menjadi mahkota perburuan musim panas The Magpies, melampaui dampak yang diharapkan dari Manzambi.
Di sisi lain, kegagalan mendatangkan Manzambi membuka peluang bagi pemain muda lain di skuad Newcastle. Lewis Miley, yang dijuluki "bintang muda Inggris berikutnya" oleh Pat Nevin, serta Jacob Ramsey bisa mendapatkan lebih banyak menit bermain. Selain itu, Newcastle juga dikaitkan dengan gelandang Atalanta, Ederson, yang batal ke Manchester United.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perkembangan ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub-klub Premier League berlomba merebut talenta muda Eropa. Newcastle, yang kini berada dalam masa transisi, harus pintar-pintar memanfaatkan jendela transfer untuk kembali bersaing di papan atas. Pertanyaan besarnya: akankah Kofane menjadi jawaban atas krisis gol Newcastle, atau justru menjadi investasi mahal yang berisiko?



