Tottenham Siapkan Dana Besar untuk Boyong Penyerang Muda Bournemouth
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur dikabarkan akan mengajukan tawaran senilai £85 juta untuk Eli Junior Kroupi dari Bournemouth.
- Bournemouth membanderol pemain Prancis itu di atas angka tersebut dan enggan melepasnya karena ingin mempertahankan skuad inti.
- Kroupi dinilai sebagai solusi lini depan Spurs yang tumpul, namun risikonya tinggi mengingat usianya yang baru 20 tahun.

Tottenham Hotspur kembali menunjukkan ambisinya di bursa transfer musim panas ini. Klub asal London Utara itu dikabarkan siap menggelontorkan dana besar untuk mendatangkan penyerang muda AFC Bournemouth, Eli Junior Kroupi. Langkah ini diambil setelah Spurs memperkuat lini tengah dengan dua rekrutan mahal, Mateus Fernandes dan Sandro Tonali.
Menurut laporan Football Insider, Tottenham bersedia membayar hingga £85 juta untuk memboyong Kroupi. Namun, angka tersebut kemungkinan belum cukup untuk membujuk Bournemouth melepas pemain berusia 20 tahun itu. The Cherries dikabarkan memasang harga jual di atas £85 juta, mengingat kontrak Kroupi masih berlaku hingga 2030.
Keputusan Bournemouth untuk tidak melepas pemain andalannya bukan tanpa alasan. Klub yang musim lalu finis di peringkat ke-17 Liga Inggris itu tengah berusaha membangun tim yang lebih kompetitif di bawah pelatih baru Marco Rose. “Kesepakatan sangat tidak mungkin karena mereka ingin mempertahankan pemain terbaiknya,” ujar koresponden transfer Pete O’Rourke. “Selama bertahun-tahun, mereka kehilangan pemain kunci, dan mereka tidak ingin itu terulang lagi, apalagi dengan adanya peluang tampil di kompetisi Eropa.”
Ketertarikan Tottenham pada Kroupi tidak lepas dari kebutuhan akan penyerang tajam. Musim lalu, Richarlison menjadi andalan di lini depan, namun produktivitasnya masih kurang. Bahkan, Joao Palhinha yang berposisi gelandang menjadi pencetak gol terbanyak kedua Spurs di Premier League dengan hanya lima gol. Kroupi, yang juga bisa bermain sebagai gelandang serang, dinilai mampu memberikan solusi. Analis Connor Holden memujinya: “Pergerakan tanpa bola dan kecerdasannya berada di level atas.”
Meski begitu, risiko tetap membayangi. Kroupi baru semusim bermain di Premier League dan belum pernah tampil di kompetisi Eropa. Dengan harga yang sangat mahal, Tottenham harus berpikir ulang apakah investasi ini sepadan. Apalagi, pemilik klub ENIC sudah mengeluarkan dana besar untuk Fernandes dan Tonali. Pertanyaan besarnya: apakah Spurs berani mengambil risiko demi mengakhiri paceklik gelar?



