Leeds United Siapkan Dana Rp600 Miliar untuk Penyerang Jepang Ayase Ueda
Baca dalam 60 detik
- Leeds United tengah mempertimbangkan pembelian Ayase Ueda dari Feyenoord dengan banderol sekitar Rp600 miliar untuk menambah daya gedor lini depan.
- Ueda, yang mencetak 25 gol di Eredivisie musim lalu, dinilai sebagai finisher lebih tajam dibandingkan Dominic Calvert-Lewin, striker utama Leeds saat ini.
- Kedatangan Ueda diproyeksikan menjadi duet maut dengan Harry Wilson, yang baru direkrut sebagai kreator serangan dari sisi kanan.

Leeds United dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan mendatangkan penyerang timnas Jepang, Ayase Ueda, dari Feyenoord dengan nilai transfer mencapai £30 juta atau setara Rp600 miliar. Langkah ini menjadi sinyal ambisi klub promosi Premier League itu untuk tidak sekadar bertahan, melainkan bersaing di papan tengah musim depan.
Menurut laporan Daily Mail, manajemen Leeds telah melakukan diskusi internal mengenai potensi merekrut Ueda. Namun, hingga saat ini belum ada pendekatan resmi yang dilayangkan ke klub Eredivisie tersebut. Leeds disebut masih mencari opsi lain yang lebih terjangkau, meski performa Ueda musim lalu sulit diabaikan.
Ueda, 28 tahun, mencetak 25 gol dari 18,93 xG di liga Belanda musim 2025/26, dengan tingkat konversi 25%. Angka ini jauh melampaui catatan Dominic Calvert-Lewin yang hanya membukukan 14 gol dari 15,81 xG di Premier League (konversi 19%). Jika direkrut, Ueda diproyeksikan menjadi pesaing utama Calvert-Lewin sekaligus mitra ideal bagi Harry Wilson, rekrutan anyar Leeds yang piawai menciptakan peluang.
Wilson, yang bergabung dengan status bebas transfer setelah kontraknya di Fulham habis, mencatatkan tujuh assists musim lalu—dua lebih banyak dari pemain Leeds mana pun. Kombinasi kreativitas Wilson dari sayap kanan dengan ketajaman Ueda diyakini bisa menjadi senjata mematikan bagi Leeds. Analis sepak bola Inggris, Ben Jacobs, menilai bahwa Ueda adalah tipe penyerang yang bisa memaksimalkan umpan-umpan silang Wilson. “Ueda punya naluri mencetak gol yang tinggi dan pergerakan tanpa bola yang cerdas. Dia bisa menjadi jawaban atas kebutuhan Leeds akan pencetak gol konsisten,” ujarnya.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Ueda menarik perhatian karena ia merupakan salah satu bintang Asia yang bersinar di Eropa. Sejak tampil impresif di Piala Dunia 2022 bersama Jepang—mencetak dua gol dalam empat laga—Ueda terus menunjukkan perkembangan. Jika transfer ini terealisasi, ia akan menjadi pemain Jepang ketiga yang memperkuat Leeds setelah beberapa nama sebelumnya hanya singgah. Hal ini juga bisa membuka peluang pasar Asia bagi Leeds, terutama di Indonesia yang memiliki basis penggemar sepak bola Eropa yang besar.
Namun, Leeds harus bergerak cepat. Jendela transfer musim panas akan ditutup dalam beberapa pekan, dan persaingan untuk mendapatkan Ueda diperkirakan ketat. Feyenoord sendiri enggan melepas Ueda di bawah harga £30 juta, mengingat kontribusinya yang besar. Pertanyaannya, akankah Leeds berani menggelontorkan dana besar untuk seorang striker yang belum teruji di Premier League? Atau justru ini adalah investasi yang tepat untuk mengamankan status mereka di kasta tertinggi?



