Newcastle Siap Bajak Kiper Jepang Zion Suzuki dari Leeds
Baca dalam 60 detik
- Agen kiper Parma, Zion Suzuki, menghubungi Newcastle United untuk menawarkan transfer di bursa musim panas ini.
- Leeds United yang sebelumnya menjadi kandidat utama kehilangan peluang setelah Newcastle bergerak cepat dengan nilai banderol ยฃ26 juta.
- Kiper berusia 23 tahun itu dinilai sebagai solusi jangka panjang Newcastle yang telah lama mencari penggawa nomor satu.

Newcastle United mendapat angin segar di tengah kegagalan beruntun di bursa transfer. Klub asal Tyneside itu dikabarkan telah dihubungi oleh agen kiper Parma, Zion Suzuki, yang menawarkan kesempatan untuk membajak rencana Leeds United.
Menurut laporan The Chronicle, perwakilan Suzuki menghubungi manajemen Newcastle dan menyatakan bahwa kesepakatan bisa terwujud. Kiper timnas Jepang itu menjadi incaran Leeds sejak Piala Dunia 2025, bahkan klub Championship tersebut disebut siap memenuhi banderol ยฃ26 juta dan memberikan kontrak. Namun, langkah Newcastle mengubah peta persaingan.
Newcastle memang tengah berburu kiper utama sejak musim panas lalu. James Trafford sempat menjadi target, namun Manchester City membanderolnya ยฃ40 jutaโangka yang dinilai terlalu tinggi. Aaron Ramsdale yang dipinjamkan musim lalu juga gagal memenuhi ekspektasi. Suzuki, dengan harga lebih miring dan usia yang masih muda, menjadi opsi ideal.
Bagi Leeds, langkah Newcastle menjadi pukulan telak. Klub asuhan Daniel Farke itu sudah lama mencari solusi di posisi kiper, dan Suzuki dianggap sebagai jawaban. Jika gagal, Leeds harus kembali ke bursa dan bersaing dengan klub lain yang juga membutuhkan penjaga gawang.
Suzuki sendiri bukan tanpa peminat. Kiper yang dijuluki "excellent" oleh pengamat Como, Ben Mattinson, ini tampil gemilang bersama Parma musim lalu, termasuk penyelamatan penalti di menit akhir saat melawan Genoa. Performa itu membuatnya dilirik banyak klub Eropa. Newcastle, dengan ambisi kembali ke papan atas Premier League, melihat Suzuki sebagai investasi jangka panjang yang bisa menjadi andalan selama satu dekade.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Suzuki menarik perhatian karena ia merupakan salah satu kiper Asia yang bersinar di Eropa. Jika transfer ini terwujud, ia akan bergabung dengan deretan pemain Jepang lain di Premier League seperti Kaoru Mitoma dan Takehiro Tomiyasu. Kehadiran Suzuki di Newcastle juga bisa meningkatkan eksposur sepak bola Asia di Inggris, yang kerap menjadi tontonan utama penggemar tanah air.
Newcastle sendiri berharap langkah ini menjadi titik balik setelah beberapa kali gagal mendatangkan pemain incaran. Dengan dana yang tersedia dan kemungkinan tambahan dari penjualan Bruno Guimaraes, The Magpies optimistis bisa menyelesaikan deal. Pertanyaannya, akankah Leeds mampu memberikan perlawanan terakhir, atau Suzuki akan berseragam hitam-putih musim depan?



