Arsenal Incar Striker Muda Leverkusen, Masa Depan Gyokeres Terancam
Baca dalam 60 detik
- Arsenal dikabarkan terus menjalin komunikasi dengan Bayer Leverkusen untuk merekrut Christian Kofane, striker 19 tahun asal Kamerun, dengan nilai transfer mencapai ยฃ85 juta.
- Kedatangan Kofane yang memiliki profil all-rounder diprediksi akan menggeser posisi Viktor Gyokeres yang dinilai kurang cocok dengan sistem permainan Mikel Arteta.
- Meski Gyokeres menjadi top skor Arsenal musim lalu dengan 21 gol, statistik dribel dan kontribusi build-up-nya termasuk rendah di Eropa, membuat klub mulai melirik opsi lain.

Arsenal dikabarkan serius memburu Christian Kofane, striker muda Bayer Leverkusen, sebagai solusi jangka panjang di lini depan. Langkah ini menjadi sinyal bahwa posisi Viktor Gyokeres di skuad utama mulai terancam, meski baru satu musim berseragam The Gunners.
Gyokeres didatangkan dari Sporting CP dengan ekspektasi tinggi setelah mencetak 54 gol dalam 52 pertandingan di Portugal. Namun, di Premier League, ia hanya mampu mengemas 21 gol di semua kompetisiโmeski menjadi top skor klub dan membantu Arsenal memenangi liga setelah lebih dari dua dekade. Angka itu sebenarnya tertinggi sejak Mikel Arteta melatih, tetapi gaya bermainnya dinilai kurang sesuai dengan kebutuhan tim.
Masalah utama Gyokeres terletak pada kontribusinya di luar urusan mencetak gol. Statistik menunjukkan ia berada di 10 persen terburuk striker di lima liga top Eropa untuk dribel sukses per 90 menit (0,28) dan 19 persen terburuk untuk expected threat (xT) dalam fase build-up. Artinya, ia kesulitan menjadi penghubung permainan, berbeda dengan Kai Havertz yang lebih luwes dalam menarik pemain bertahan dan membangun serangan.
Kofane, yang baru berusia 19 tahun, tampil menonjol di Bundesliga musim lalu. Dengan tinggi 188 cm, kecepatan, dan kemampuan finishing yang halus, ia dianggap memiliki profil mirip Alexander Isak atau Hugo Ekitike. Scout Jacek Kulig menyebutnya sebagai "salah satu striker paling menarik di Eropa". Ia bahkan mampu merepotkan duet bek Arsenal, William Saliba dan Gabriel, saat bertemu di Liga Champions.
Menurut laporan media Jerman Fussballdaten, Arsenal dan Newcastle sama-sama menjalin kontak langsung dengan pihak Kofane. Meski demikian, harga ยฃ85 juta yang diminta Leverkusen menjadi tantangan tersendiri. Apalagi, prioritas utama Arsenal musim panas ini bukanlah striker, melainkan winger. Namun, jika dibandingkan dengan Julian Alvarez yang harganya bisa menembus ยฃ100 juta, Kofane menjadi opsi yang lebih realistis.
Bagi Gyokeres, ancaman tidak hanya datang dari Kofane. Havertz sudah lebih sering dipercaya Arteta di laga-laga besar, termasuk saat menjadi starter dan mencetak gol di final Liga Champions. Jika Kofane bergabung, ia akan menghadirkan kombinasi antara kemampuan Havertz dalam membangun serangan dan kecepatan Gyokeres dalam menusuk pertahanan lawan.
Dengan hanya satu musim di London, Gyokeres setidaknya sudah mengoleksi trofi Premier League. Namun, persaingan di lini depan Arsenal semakin ketat. Pertanyaannya, apakah ia mampu beradaptasi atau justru akan tersingkir dari skuad utama?



