Sam Neill Meninggal Dunia: Nicole Kidman dan Selebritas Dunia Berduka
Baca dalam 60 detik
- Aktor legendaris Sam Neill tutup usia pada 13 Juli 2026 di Sydney, meninggalkan jejak panjang di industri film global.
- Nicole Kidman, lawan mainnya di Dead Calm, menyebut Neill sebagai sahabat seumur hidup yang membimbingnya sejak usia 18 tahun.
- Kepergian Neill menjadi kehilangan besar bagi Selandia Baru, dengan Perdana Menteri Christopher Luxon menyebutnya sebagai ikon budaya.

Dunia perfilman internasional kehilangan salah satu ikonnya. Sir Sam Neill, aktor yang dikenal luas lewat perannya dalam Jurassic Park, meninggal dunia pada Senin, 13 Juli 2026, di usia 78 tahun. Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga melalui pernyataan resmi yang dirilis di media sosial. Neill mengembuskan napas terakhir di St Vincent’s Private Hospital, Sydney, Australia, setelah menjalani perawatan intensif. Meski penyebab kematian belum diungkap, keluarga menyebut kepergiannya terjadi secara mendadak dan tak terduga.
Kabar ini sontak memicu gelombang ucapan belasungkawa dari rekan sejawat dan penggemar di seluruh dunia. Nicole Kidman, yang beradu peran dengan Neill dalam film Dead Calm (1989), menjadi salah satu yang paling terpukul. Dalam pernyataannya kepada The Sydney Morning Herald, Kidman mengenang Neill sebagai sosok yang hangat dan membimbingnya sejak ia masih berusia 18 tahun. “Sam adalah salah satu yang terhebat. Ia membimbing saya dan kami bersahabat seumur hidup. Ia menawan, baik hati, lucu, dan cerdas. Saya akan sangat merindukannya,” ujar Kidman.
Toni Collette, yang pernah beradu akting dengan Neill dalam Dirty Deeds (2002), juga menyampaikan duka mendalam melalui Instagram. Ia membagikan foto bersama Neill dan menulis, “Aku mencintaimu, Sam. Kau pahlawan, legenda, dan sahabat kami. Kau sudah sangat dirindukan.” Sementara itu, aktor Karl Urban menyebut Neill sebagai “harta karun nasional” yang menginspirasi banyak generasi. “Seorang pria indah yang memberi begitu banyak bagi Selandia Baru dan dunia,” tulis Urban di kolom komentar.
Tak hanya dari kalangan seni, penghormatan juga datang dari pucuk pimpinan Selandia Baru. Perdana Menteri Christopher Luxon menyampaikan belasungkawa melalui media sosial, menyebut Neill sebagai sosok yang membanggakan bangsa Kiwi. “Sam memulai karier saat industri film di negara ini hampir tidak ada. Selama lebih dari 50 tahun, ia membawa cerita Selandia Baru ke dunia dan membantu membangun industri film kita menjadi salah satu ekspor budaya terbesar,” tulis Luxon.
Keluarga Neill mengumumkan kepergiannya dengan pernyataan penuh haru. “Dengan kesedihan yang mendalam, kami, keluarga Sam Neill, membagikan berita kepergiannya pada Senin, 13 Juli, di Sydney, Australia. Sam dikelilingi keluarga dan pergi dengan martabat yang telah menjadi ciri khas hidupnya. Kehilangan ini mendadak dan tak terduga, tetapi diberkati karena Sam tetap bebas kanker,” tulis mereka. Keluarga juga menyampaikan terima kasih kepada staf medis di St Vincent’s Private Hospital atas perawatan luar biasa yang diberikan.
Kepergian Sam Neill menjadi pengingat akan rapuhnya hidup, terutama setelah ia mengumumkan dirinya bebas kanker pada April lalu. Neill didiagnosis menderita kanker darah pada 2022 dan menjalani pengobatan agresif. Meski sempat dinyatakan sembuh, takdir berkata lain. Bagi industri film Selandia Baru, Neill bukan sekadar aktor, melainkan pionir yang membuka jalan bagi generasi berikutnya. Pertanyaan yang kini mengemuka: bagaimana industri perfilman Negeri Kiwi akan melanjutkan warisan yang telah ia bangun selama setengah abad?



