Everton Incar Kiper Piala Dunia dengan Rekor Lebih Baik dari Pickford
Baca dalam 60 detik
- Everton membuka negosiasi dengan kiper veteran Norwegia, Orjan Nyland, yang berstatus bebas transfer setelah kontraknya di Sevilla berakhir.
- Nyland mencatatkan 16 penyelamatan dengan persentase sukses 69,6% di Piala Dunia 2026, melampaui catatan Jordan Pickford.
- Kedatangan Nyland diharapkan memperkuat opsi di bawah mistar untuk mendukung ambisi Everton menembus kompetisi Eropa.

Everton dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan mendatangkan kiper tim nasional Norwegia, Orjan Nyland, sebagai opsi pelapis Jordan Pickford pada bursa transfer musim panas ini. Langkah ini diambil setelah Nyland menunjukkan performa gemilang di Piala Dunia 2026, yang justru melampaui catatan kiper utama The Toffees tersebut.
Menurut laporan media Spanyol, El Desmarque, yang dikutip oleh Sport Witness, Everton telah membuka pembicaraan dengan Nyland yang saat ini berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama Sevilla berakhir. Kiper berusia 35 tahun itu dianggap sebagai tambahan ideal untuk memperkuat kedalaman skuad, terutama jika David Moyes ingin membawa Everton kembali ke kancah Eropa musim depan.
Nyland bukanlah nama asing di Premier League. Sebelumnya, ia pernah membela Aston Villa dan Bournemouth, meski lebih sering menjadi pilihan kedua. Namun, penampilannya di Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa ia masih memiliki kualitas. Dalam turnamen tersebut, Nyland mencatatkan 16 penyelamatan dengan persentase keberhasilan 69,6 persenโangka yang lebih baik dari Jordan Pickford, yang hanya mencatatkan 12 penyelamatan dengan persentase 63,2 persen sebelum Inggris tersingkir di perempat final.
Norwegia sendiri harus mengakui keunggulan Inggris melalui gol Jude Bellingham di babak perpanjangan waktu. Meski demikian, performa Nyland sepanjang turnamen mendapat pujian. Ia dinilai mampu tampil tenang di bawah tekanan dan memberikan kepercayaan diri bagi lini belakang. Pengalamannya di pentas dunia menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan.
Bagi Everton, merekrut Nyland dengan status gratis adalah langkah cerdas di tengah keterbatasan finansial. Klub asal Liverpool itu sudah mendatangkan Tyrique George dan Hayden Hackney pada jendela transfer ini, dan tambahan kiper berpengalaman akan semakin memperkuat opsi Moyes. Dengan jadwal padat dan target finis di papan atas, kedalaman skuad menjadi krusial.
Di sisi lain, keputusan Nyland untuk menunda perpanjangan kontrak demi tampil di Piala Dunia terbukti berhasil. Meski harus menelan kekalahan pahit dari Inggris, penampilannya justru membuka pintu kembali ke Premier League. Jika kesepakatan terlaksana, ia akan bersaing dengan Pickford dan mungkin menjadi andalan di kompetisi domestik seperti Piala FA atau Carabao Cup.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Everton ini menarik untuk diikuti. Klub-klub Premier League kerap menjadi barometer strategi transfer yang efisien, terutama dalam memanfaatkan pasar pemain bebas. Keberhasilan Nyland memanfaatkan Piala Dunia sebagai batu loncatan juga bisa menjadi pelajaran bagi pemain Asia, termasuk Indonesia, yang ingin menembus liga top Eropa.
Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Nyland mampu mempertahankan performa terbaiknya di usia yang tidak lagi muda? Atau justru ia akan menjadi investasi jangka pendek yang berharga bagi ambisi Eropa Everton?



