Aston Villa Incar Bek Milan yang Gagal Bersinar, Harga Turun Jauh
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa meminta informasi ketersediaan Pervis Estupinan yang masuk daftar jual AC Milan setelah hanya tampil 22 laga musim lalu.
- Bek kiri asal Ekuador itu dibeli Milan dari Brighton seharga โฌ17 juta, namun performanya di bawah ekspektasi dan kini banderolnya turun menjadi โฌ14 juta.
- Kedatangan pelatih anyar Ruben Amorim membuat Estupinan tidak masuk rencana, membuka peluang kepindahan ke Premier League.

AC Milan resmi membuka pintu keluar bagi Pervis Estupinan setelah sang bek kiri gagal memenuhi ekspektasi di musim perdananya. Klub raksasa Serie A itu kini tengah menunggu tawaran serius, dan Aston Villa disebut-sebut sebagai peminat terdepan yang sudah melakukan pendekatan awal.
Menurut pakar transfer Matteo Moretto, Aston Villa telah menghubungi Milan untuk menanyakan status pemain asal Ekuador tersebut. Mereka ingin mengetahui harga jual dan kondisi kebugaran Estupinan sebelum melanjutkan negosiasi. Langkah ini menunjukkan bahwa Villa serius memperkuat sektor kiri pertahanan mereka jelang bursa transfer musim panas.
Estupinan didatangkan Milan dari Brighton & Hove Albion pada musim panas lalu dengan biaya โฌ17 juta plus bonus hingga โฌ2 juta. Namun, pemain berusia 28 tahun itu hanya tampil dalam 22 pertandingan kompetitif di semua ajang, dengan kontribusi satu gol dan satu assist. Satu kartu merah pun ia catatkan, menambah daftar kekecewaan manajemen Rossoneri.
Kedatangan pelatih baru Ruben Amorim semakin menepis harapan Estupinan untuk bertahan. Ia dianggap tidak masuk dalam rencana taktik Amorim yang lebih mengandalkan bek sayap dengan kemampuan bertahan solid dan mobilitas tinggi. Alhasil, agen pemain mulai aktif mencari klub baru bagi kliennya.
Menariknya, banderol Estupinan saat ini diperkirakan hanya โฌ14 juta, lebih rendah dari harga belinya setahun lalu. Penurunan nilai ini mencerminkan performa yang kurang memuaskan dan minimnya menit bermain. Bagi Aston Villa, angka tersebut mungkin terbilang wajar untuk pemain berpengalaman di Premier League, mengingat Estupinan sebelumnya pernah membela Watford dan Villarreal.
Karier Estupinan memang penuh warna. Ia sempat bersinar di Villarreal sebelum pindah ke Brighton, lalu dipinjamkan ke beberapa klub. Pengalamannya di Inggris bersama Watford dan Brighton menjadi nilai tambah bagi Villa yang membutuhkan pemain siap pakai. Namun, cedera dan inkonsistensi menjadi catatan merah yang harus dipertimbangkan.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan bursa transfer ini menarik untuk diikuti. Pemain asal Ekuador jarang merumput di Serie A, dan jika Estupinan kembali ke Premier League, ia akan menambah daftar pemain Amerika Selatan yang berkarier di liga top Eropa. Selain itu, keputusan Milan melepas pemain dengan harga di bawah beli bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Asia, termasuk Indonesia, dalam mengelola investasi pemain.
Ke depannya, Aston Villa harus segera memutuskan apakah akan mengajukan tawaran resmi. Jika negosiasi berjalan lancar, Estupinan bisa menjadi rekrutan ketiga Villa di bursa musim panas setelah sebelumnya mendatangkan pemain lain. Namun, jika batal, Milan harus mencari pembeli lain atau mempertahankan pemain yang tidak masuk rencanaโsebuah skenario yang tidak ideal bagi kedua belah pihak.



