Suki Waterhouse: Lagu 'Weirdo' untuk Robert Pattinson dan Makna Cinta Jarak Jauh
Baca dalam 60 detik
- Suki Waterhouse mengungkap lagu 'Weirdo' dari album Loveland terinspirasi dari hubungannya dengan Robert Pattinson, terutama saat mereka harus berpisah karena pekerjaan.
- Menjadi orang tua telah mengubah perspektif Suki tentang cinta dan ketakutan, memberinya keberanian untuk menjalani peran ganda sebagai artis dan ibu.
- Kolaborasi dengan Mick Fleetwood di lagu 'Morals' menjadi momen istimewa yang menghubungkan masa lalunya di serial Daisy Jones and the Six.

Penyanyi dan aktris Suki Waterhouse mengakui bahwa lagu 'Weirdo' yang menjadi trek penutup album terbarunya, Loveland, adalah ungkapan jujur tentang hubungannya dengan aktor Robert Pattinson. Dalam wawancara dengan Rolling Stone Studio, perempuan 34 tahun itu menceritakan bagaimana jarak fisik yang kerap terjadi karena kesibukan masing-masing menjadi inspirasi utama lagu tersebut.
Suki dan Robert, yang mulai menjalin hubungan pada 2018, kini telah dikaruniai seorang anak perempuan berusia dua tahun. Meski kehidupan keluarga terasa lengkap, jadwal syuting Robert yang padat dan tur musik Suki membuat mereka sering berpisah. "Sejak memiliki anak, kami berdua seperti berada dalam pusaran yang tak berhenti. Dia terus membuat film, dan itu berarti kami tidak selalu bersama. Hal itu sulit bagi saya, dan saya bergulat dengannya," ujar Suki.
Namun, lagu 'Weirdo' bukan sekadar keluhan. Bagi Suki, lagu itu menjadi pengingat bahwa hubungan mereka cukup kuat untuk bertahan meski terpisah jarak. "Lagu itu meyakinkan saya. Ada semacam keyakinan bahwa kami akan kembali bersama. Kami bisa melakukan hal masing-masing dan berpisah, tapi kami cukup kuatโada benang yang menghubungkan kami," jelasnya.
Menjadi ibu juga mengubah cara pandang Suki terhadap cinta dan kehidupan. Ia merasa bahwa menjadi orang tua justru memberinya lebih banyak cinta dan membantu menemukan kebahagiaan yang lebih murni. "Bagi saya, ini pertama kalinya saya benar-benar tahu: saya jatuh cinta lagi. Saya bisa menjadi semua hal ini sekaligus. Hal-hal yang dulu saya takuti, sekarang saya rasa tidak perlu ditakuti lagi," tambahnya.
Selain mengungkap sisi personal, Suki juga berbagi cerita tentang kolaborasinya dengan legenda drum Fleetwood Mac, Mick Fleetwood, di lagu 'Morals'. Ide untuk mengajak Fleetwood bergabung muncul begitu saja. "Saya punya ide gilaโbagaimana mungkin saya bisa membuat Mick Fleetwood bermain drum di lagu saya? Saya menghubunginya dan bertanya apakah dia tertarik. Dia merekam semuanya, jadi saya mendapat banyak video dari Hawaii tempat studionya. Dia melakukan banyak take yang luar biasa," kenang Suki.
Sebagai balasan, Fleetwood meminta Suki untuk berkolaborasi di albumnya. Menariknya, hingga kini keduanya belum pernah bertemu secara langsung. "Dia mengirim produsernya ke New York, dan kami merekam vokal di sana. Dia saat itu akan pergi ke konser Harry Styles. Itu satu-satunya kesempatan saya mungkin bisa bertemu dengannya," ujar Suki.
Kolaborasi ini terasa seperti momen lingkaran penuh bagi Suki, yang sebelumnya membintangi serial Daisy Jones and the Sixโsebuah drama tentang band fiksi yang sangat terinspirasi dari Fleetwood Mac. "Rasanya seperti mimpi. Saya tumbuh besar dengan mendengarkan musik mereka, dan sekarang bisa bekerja sama dengan Mick adalah kehormatan luar biasa," pungkasnya.
Ke depan, Suki berencana untuk terus menyeimbangkan karier musik dan aktingnya sambil menjalani peran sebagai ibu. Pertanyaannya, mampukah ia mempertahankan kreativitas di tengah tekanan rumah tangga dan jadwal padat? Jawabannya mungkin akan terdengar di album-album berikutnya.



