Sunderland Berpeluang Rekrut Bintang Muda Barcelona yang Terpinggirkan
Baca dalam 60 detik
- Barcelona siap melepas Roony Bardghji setelah hanya setahun membelinya, dengan Sunderland menjadi salah satu peminat utama.
- Kehadiran Karim Adeyemi di lini depan Barcelona memaksa Bardghji mencari klub baru, membuka peluang bagi tim Championship tersebut.
- Persaingan merebut tanda tangan pemain Swedia berusia 20 tahun itu juga melibatkan Leeds United, Aston Villa, dan Everton.

Sunderland, klub yang baru promosi ke Championship, mendapat kesempatan emas untuk merekrut bintang muda Barcelona, Roony Bardghji, setelah raksasa Catalan itu memutuskan untuk melepasnya hanya setahun setelah kedatangannya. Peluang ini muncul setelah Barcelona sukses mendatangkan Karim Adeyemi, yang membuat posisi Bardghji semakin terpinggirkan di Camp Nou.
Menurut laporan TeamTalk, perwakilan Bardghji telah menghubungi sejumlah klub potensial, termasuk Sunderland. Klub yang bermarkas di Stadium of Light itu kini tengah menjajaki kemungkinan untuk memboyong pemain berusia 20 tahun tersebut. Meski belum mengajukan tawaran resmi, Sunderland sadar bahwa mereka harus bergerak cepat jika ingin memenangkan persaingan. Pasalnya, Leeds United, Aston Villa, dan Everton juga dikabarkan telah mengadakan pembicaraan dengan pihak pemain.
Barcelona sendiri hanya mengeluarkan dana sekitar ยฃ2 juta untuk merekrut Bardghji dari FC Kรธbenhavn pada musim panas lalu. Kini, mereka bersedia menerima tawaran dengan harga diskon atau bahkan meminjamkannya. Langkah ini diambil karena menit bermain Bardghji diprediksi akan semakin berkurang setelah kedatangan Adeyemi. Meski demikian, potensi besar yang dimiliki pemain asal Swedia itu masih diakui banyak pihak.
Bardghji sempat menjadi sorotan saat masih membela FC Kรธbenhavn, terutama setelah mencetak gol kemenangan dramatis ke gawang Manchester United di Liga Champions pada November 2023. Saat itu, ia baru berusia 17 tahun. Aksi briliannya membuat banyak klub Eropa meliriknya, hingga akhirnya Barcelona berhasil mengamankan jasanya. Namun, persaingan ketat di lini depan Blaugrana membuatnya kesulitan menembus tim utama.
Bagi Sunderland, merekrut Bardghji bukan hanya soal menambah amunisi serangan, tetapi juga menjadi pernyataan ambisi di bawah asuhan pelatih Regis Le Bris. Klub yang musim lalu nyaris promosi ke Premier League itu ingin memanfaatkan status Eropa mereka untuk menarik pemain berbakat. Namun, keputusan untuk memboyong Bardghji tentu akan menguras sebagian besar anggaran transfer mereka. Pertanyaan besarnya, apakah Sunderland masih akan berbelanja lagi setelah merekrut pemain Swedia tersebut?
Di sisi lain, Bardghji dihadapkan pada kenyataan pahit sepak bola level atas. Meski hanya menunjukkan kilasan potensi di Barcelona, ia diyakini bisa menjadi aset berharga bagi klub yang memberinya kepercayaan penuh. Jurnalis Bence Bocsak bahkan menjulukinya sebagai pemain "brilian" yang mampu mengubah daya gedor tim mana pun.
Kabar ini tentu menarik perhatian penggemar sepak bola Indonesia yang mengikuti perkembangan pemain muda Eropa. Jika Sunderland berhasil mengamankan tanda tangan Bardghji, maka Championship musim depan akan semakin menarik untuk diikuti. Apakah klub asal timur laut Inggris itu berani mengambil risiko demi masa depan? Atau justru klub Premier League seperti Leeds atau Everton yang akan memenangkan perburuan?



