Argentina Gilas Wales di Nations Championship: Bukti Kekuatan Puma di Kandang
Baca dalam 60 detik
- Argentina menang telak 35-21 atas Wales berkat dua try dari Joaquin Oviedo dan dominasi di lini depan.
- Kekalahan ini menjadi uji nyata bagi Wales setelah dua kemenangan beruntun, sekaligus mengingatkan jarak peringkat dunia (7 vs 11).
- Wales kini bersiap menghadapi juara dunia Afrika Selatan, sementara Argentina akan menjamu Inggris di laga berikutnya.

Argentina membungkam Wales dengan skor 35-21 dalam lanjutan Nations Championship di Stadion San Juan, Sabtu (12/7/2025). Kemenangan lima try ini menjadi jawaban atas kekalahan di laga perdana dari Skotlandia, sekaligus menegaskan kembali dominasi Puma di kandang sendiri.
Joaquin Oviedo, nomor delapan Argentina, menjadi bintang dengan dua try-nya. Dua try lainnya dicetak oleh Justo Piccardo dan Marcos Kremer, sementara Santiago Carreras menutup pesta tuan rumah tepat sebelum turun minum. Tomas Albornoz sukses mengeksekusi lima konversi untuk menambah 10 poin.
Wales sebenarnya unggul lebih dulu lewat try kapten Dewi Lake yang digerakkan dari maul. Namun, Argentina cepat bereaksi. Serangan cepat yang melibatkan Santiago dan Mateo Carreras berujung pada try pertama Oviedo. Dominasi udara Argentina, terutama melalui Bautista Delguy yang melompat tinggi di atas Sam Costelow, membuka jalan bagi Piccardo untuk menambah keunggulan.
Meski sempat tertinggal, Wales tidak menyerah. Rhys Carre mencetak try kelimanya dalam enam penampilan internasional melalui skema penalti jarak pendek. Namun, tekanan bertubi-tubi Argentina menjelang babak pertama memaksa Wales melakukan pelanggaran beruntun, yang berujung pada try Kremer dan bonus point keempat via Santiago Carreras.
Di babak kedua, Argentina terus mendominasi. Oviedo mencetak try keduanya setelah menerobos pertahanan Wales yang mulai longgar. Wales sempat memperkecil ketertinggalan melalui Ben Warren yang mencetak try pertamanya di level internasional, namun upaya mereka untuk mengejar poin bonus gagal setelah wasit tidak menghukum pelanggaran off-the-ball yang dilakukan pemain Argentina.
Kekalahan ini menjadi reality check bagi Wales yang sebelumnya meraih dua kemenangan beruntun atas Italia dan Fiji. Pelatih Steve Tandy melakukan tiga perubahan, memasukkan Sam Costelow dan James Botham, namun lini belakang Wales kesulitan menghadapi kecepatan dan kekuatan fisik Argentina. Jac Morgan tampil impresif di sisi lain, tetapi tidak cukup untuk membendung gelombang serangan tuan rumah.
Bagi Indonesia, pertandingan ini menyoroti betapa pentingnya konsistensi performa di level internasional. Timnas rugby Indonesia yang masih dalam tahap pembinaan bisa belajar dari bagaimana Argentina bangkit setelah kekalahan, serta bagaimana Wales harus beradaptasi dengan perjalanan jauh dan jadwal padat. Nations Championship menjadi ajang yang tepat untuk mengukur kesiapan tim Asia Tenggara jika kelak berkompetisi di level yang lebih tinggi.
Wales selanjutnya akan menghadapi tantangan berat melawan juara dunia Afrika Selatan di Durban, sementara Argentina akan menjamu Inggris. Pertanyaan besarnya: mampukah Wales bangkit kembali, atau justru Argentina akan melanjutkan tren positif di kandang sendiri?



