Klopp Kian Dekat Tangani Timnas Jerman: Pembicaraan Awal Sudah Tuntas
Baca dalam 60 detik
- DFB mengonfirmasi pertemuan awal dengan Jürgen Klopp di New York telah menghasilkan kesepakatan prinsip kontrak.
- Klopp, yang kini menjabat Kepala Sepak Bola Global Red Bull, menjadi favorit publik Jerman setelah kegagalan Julian Nagelsmann di Piala Dunia.
- Kesepakatan masih menunggu izin dari Red Bull dan persetujuan akhir pengawas DFB, dengan negosiasi berlanjut pekan depan.

Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) mengumumkan telah menggelar pembicaraan awal dengan Jürgen Klopp di New York dan optimistis mencapai kesepakatan untuk menunjuknya sebagai pelatih kepala timnas. Langkah ini diambil setelah Julian Nagelsmann hengkang menyusul kegagalan Jerman tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 oleh Paraguay.
Dalam pernyataan resmi, Presiden DFB Bernd Neuendorf dan Wakil Presiden Hans-Joachim Watzke mengadakan diskusi mendalam dengan Klopp pada Jumat (10/7) waktu setempat. Kedua pihak disebut telah menyepakati poin-poin utama kontrak potensial. Negosiasi akan dilanjutkan pekan depan, dengan syarat utama mendapatkan izin dari Red Bull, tempat Klopp kini menjabat sebagai Kepala Sepak Bola Global.
Klopp, yang juga menjadi komentator Magenta TV selama Piala Dunia, merupakan pilihan utama DFB sejak awal Juli. Popularitasnya di kalangan fans Jerman tak terbantahkan, meski ia sempat memicu kontroversi dengan sindiran bahwa masa jabatan Nagelsmann akan berakhir. Ia kemudian meminta maaf atas pernyataan tersebut.
Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2026 menjadi pukulan telak bagi negara empat kali juara dunia itu. Setelah tersingkir di fase grup pada 2018 dan 2022, kali ini mereka kalah adu penalti dari Paraguay di babak 32 besar. Nagelsmann sebenarnya berniat memperpanjang kontrak hingga 2028, namun beberapa hari setelah kepulangan tim, kedua pihak sepakat berpisah.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kabar ini menarik karena Klopp adalah figur global yang karismatik. Jika resmi menangani Jerman, gaya permainan gegenpressing khas Klopp bisa mengubah wajah tim nasional yang tengah terpuruk. Namun, tantangan terbesarnya adalah membangun kembali kepercayaan diri tim setelah tiga turnamen mengecewakan.
Klopp memiliki rekam jejak mentereng: membawa Borussia Dortmund juara Bundesliga dan DFB-Pokal, serta Liverpool meraih hampir semua gelar bergengsi. Ia juga dikenal sebagai motivator ulung yang mampu membangkitkan semangat pemain. Pertanyaannya, mampukah ia mengulang sukses di level internasional dengan waktu persiapan yang lebih singkat?
Langkah selanjutnya adalah negosiasi dengan Red Bull. Jika berhasil, DFB akan menggelar rapat pengesahan kontrak. Publik Jerman menanti kepastian, sementara dunia sepak bola menyaksikan apakah Klopp benar-benar akan duduk di bangku pelatih timnas Jerman.



