Roma Pasang Harga Tinggi untuk Koné, Agen Soulé Berkeliling Inggris
Baca dalam 60 detik
- Roma mematok banderol minimal €55 juta untuk gelandang Manu Koné yang menjadi target Manchester United.
- Agen Matias Soulé terbang ke Inggris untuk bernegosiasi dengan Sunderland dan Fulham terkait potensi transfer.
- Penjualan ini didorong kebutuhan finansial Roma setelah denda UEFA dan target perbaikan neraca keuangan.

AS Roma bersiap melepas dua bintang mudanya di bursa transfer musim panas ini untuk menyehatkan kondisi keuangan klub. Gelandang timnas Prancis Manu Koné dan winger Argentina Matias Soulé masuk dalam daftar jual, dengan harga yang telah ditetapkan manajemen I Giallorossi.
Menurut laporan Il Corriere dello Sport, Roma mematok banderol minimal €55 juta untuk Koné. Angka ini menjadi syarat utama jika Manchester United serius ingin mendatangkan pemain berusia 23 tahun tersebut. Setan Merah dikabarkan telah mengalihkan fokus dari gelandang Atalanta, Ederson, ke Koné sebagai prioritas utama lini tengah mereka musim depan.
Kebutuhan finansial Roma menjadi latar belakang keputusan ini. UEFA baru saja menjatuhkan denda kepada klub ibu kota Italia tersebut, dan manajemen harus segera memperbaiki neraca keuangan dalam beberapa bulan ke depan. Penjualan pemain menjadi langkah paling realistis untuk memenuhi regulasi Financial Fair Play.
Sementara itu, nasib Matias Soulé juga mulai menemui titik terang. Agen pemain berusia 21 tahun itu, Martin Guastadisegno, telah terbang ke Inggris untuk bertemu dengan perwakilan Sunderland dan Fulham. Kedua klub Championship dan Premier League tersebut menunjukkan minat serius untuk merekrut mantan pemain Juventus itu.
Roma menetapkan harga €35 juta untuk Soulé. Dengan biaya amortisasi yang tercatat sebesar €15,5 juta di neraca klub, penjualan dengan harga tersebut akan memberikan keuntungan modal sekitar €20 juta. Angka ini sangat berarti bagi upaya Roma menyeimbangkan pembukuan mereka.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, langkah Roma ini menarik untuk dicermati. Klub-klub Eropa kini semakin agresif dalam manajemen keuangan, dan keputusan menjual pemain muda potensial seperti Koné dan Soulé menjadi strategi umum untuk bertahan di tengah ketatnya regulasi UEFA. Di sisi lain, ketertarikan klub Inggris terhadap pemain-pemain Serie A menunjukkan bahwa liga Italia masih menjadi pemasok bakat utama bagi Premier League.
Manchester United sendiri belum memberikan tawaran resmi untuk Koné. Namun, dengan harga yang sudah ditetapkan, negosiasi diprediksi akan berjalan alot. Jika kesepakatan tercapai, Koné akan menjadi rekrutan termahal kedua United musim ini setelah kemungkinan transfer lainnya. Sementara bagi Soulé, keputusan akhir ada di tangan sang pemain dan keluarganya, mengingat ia masih memiliki masa depan cerah di Roma.
Ke depan, bursa transfer musim panas ini akan menjadi ujian bagi strategi jual-beli Roma. Akankah mereka berhasil mendapatkan dana segar tanpa kehilangan terlalu banyak kekuatan tim? Atau justru sebaliknya, penjualan ini akan melemahkan skuad asuhan Daniele De Rossi? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa pekan mendatang.



