Manchester United Batal Borong Ederson: Atalanta Terjepit, Gelandang Brasil Kini Terancam Hengkang
Baca dalam 60 detik
- Setan Merah membatalkan transfer €45 juta untuk Ederson setelah tes medis tahap kedua menunjukkan kekhawatiran pada kondisi lutut kanannya.
- Atalanta yakin pemainnya fit total, namun kontrak yang tersisa kurang dari setahun memaksa mereka mempertimbangkan perpanjangan kontrak atau menjualnya ke klub lain.
- Kegagalan ini membuka peluang bagi klub-klub Eropa lainnya, termasuk kemungkinan minat dari Italia, sementara MU dikabarkan beralih ke target baru.

Manchester United secara resmi membatalkan rencana mendatangkan gelandang Atalanta, Ederson, dengan nilai transfer €45 juta. Keputusan ini diambil setelah pemain asal Brasil itu tidak lolos tahap kedua pemeriksaan medis di Manchester, tepatnya terkait kondisi lutut kanannya yang dinilai tidak memenuhi standar atletik Premier League.
Kegagalan transfer ini menjadi pukulan bagi Atalanta, yang sebelumnya telah menyepakati harga dan syarat pribadi dengan pemain berusia 25 tahun tersebut. Ederson masih terikat kontrak hingga 2027, namun dengan masa bakti yang tersisa kurang dari setahun, klub asal Bergamo itu kini berada dalam posisi sulit. Mereka harus segera memutuskan apakah akan menawarkan kontrak baru atau membiarkan pemainnya pergi dengan harga lebih murah di bursa mendatang.
Menurut laporan Gazzetta dello Sport, kekhawatiran MU berpusat pada riwayat operasi artroskopi meniskus kanan yang dijalani Ederson pada Agustus tahun lalu. Meski demikian, sejak pulih, pemain tersebut tampil gemilang dengan mencatatkan 3.169 menit bermain di semua kompetisi musim lalu—menjadikannya pemain lapangan keempat dengan menit terbanyak di Atalanta. La Dea yakin Ederson dalam kondisi prima dan menilai penilaian MU terlalu berhati-hati.
Keputusan MU ini juga memicu spekulasi bahwa klub asal Inggris itu telah mengalihkan target ke gelandang Roma, Manu Koné. Performa impresif pemain Prancis itu di Piala Dunia disebut-sebut sebagai alasan utama. Namun, Roma dikabarkan mematok harga minimal €55 juta—lebih mahal dari tawaran awal untuk Ederson. Situasi ini membuat MU harus berpikir ulang, terutama setelah kegagalan transfer sebelumnya.
Bagi Atalanta, kondisi ini menjadi ujian. Jika tidak ada klub lain yang datang dalam beberapa pekan ke depan, mereka kemungkinan besar akan menawarkan perpanjangan kontrak kepada Ederson untuk menghindari kehilangan aset berharga secara gratis. Namun, jika ada tawaran masuk, Atalanta bisa saja melepasnya dengan harga yang lebih realistis. Keputusan ini akan berdampak pada strategi bursa transfer klub-klub Eropa, termasuk kemungkinan minat dari Serie A atau Liga Inggris lainnya.
Dari perspektif Indonesia, kegagalan transfer ini mengingatkan pada pentingnya pemeriksaan medis yang ketat di sepak bola modern. Klub-klub Indonesia yang kerap merekrut pemain asing juga perlu menerapkan standar serupa untuk menghindari risiko cedera jangka panjang. Selain itu, pergerakan pemain Brasil di Eropa selalu menarik perhatian penggemar Tanah Air, mengingat banyaknya pemain Samba yang sukses di Liga Italia dan Inggris.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah: akankah Ederson tetap bertahan di Atalanta dengan kontrak baru, atau justru menjadi rebutan klub lain di menit-menit akhir bursa? Sementara itu, MU harus bergerak cepat jika benar-benar menginginkan Koné, karena Roma tak akan mudah menurunkan harga.



