PAM Jaya Manfaatkan PRJ 2026 untuk Gratiskan Sambungan Baru dan Perkenalkan Alat Penjernih Air
Baca dalam 60 detik
- Selama Pekan Raya Jakarta 2026, PAM Jaya menggratiskan biaya pemasangan sambungan baru dan sambung kembali bagi rumah tinggal.
- Perusahaan daerah itu juga memperkenalkan water purifier yang menyediakan air minum gratis dengan tiga pilihan suhu.
- Layanan ini diharapkan mendekatkan akses air bersih kepada warga Jakarta serta mengurangi penggunaan botol plastik.

PAM Jaya memanfaatkan gelaran Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 untuk menawarkan sejumlah kemudahan layanan air bersih, termasuk pembebasan biaya sambungan baru dan sambung kembali bagi pelanggan rumah tangga. Inisiatif ini berlangsung sejak 11 Juni hingga 12 Juli di Hall C1, Anjungan Pemprov DKI Jakarta.
Dalam pameran tahunan tersebut, PAM Jaya tidak hanya membuka loket pengurusan administrasi, tetapi juga memperkenalkan inovasi terbaru berupa water purifier atau alat penjernih air minum. Mesin ini menyediakan air minum gratis yang dapat dinikmati pengunjung dalam tiga pilihan suhu: normal, dingin, dan panas. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan akses air minum yang praktis, aman, dan berkualitas.
Petugas PAM Jaya, Arriyadh, menjelaskan bahwa selama PRJ, biaya pemasangan sambungan baru untuk rumah tinggal dan biaya sambung kembali digratiskan sepenuhnya. Pelanggan hanya perlu menyelesaikan tanggungan biaya yang belum tuntas. โJadi kita memang ada program sambung kembali atau promo sambung kembali, di mana khusus di PRJ, semua sambungan biaya untuk rumah tinggal gratis. Ada juga sambungan baru, untuk pemasangan kita gratiskan semua,โ ujarnya.
Kehadiran PAM Jaya di PRJ disambut positif oleh pengunjung. Alika, salah satu pengunjung, mengaku terbantu dengan adanya fasilitas air minum gratis. Ia biasa membawa tumbler dan merasa tidak perlu lagi membeli air kemasan. โTerbantu sih, Kak. Enggak perlu beli-beli lagi. Enggak buang-buang plastik juga,โ katanya. Pengunjung lain, Ari, juga merasakan manfaat yang sama. Ia menyebut air yang dihasilkan terasa segar dan dingin, cocok untuk melepas dahaga setelah berkeliling.
Melalui partisipasi di PRJ, PAM Jaya berharap warga DKI Jakarta semakin mengenal layanan yang tersedia dan memanfaatkannya. Langkah ini juga menjadi ajang sosialisasi untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Dengan water purifier, masyarakat dapat mengisi ulang tumbler secara gratis, mendukung gaya hidup ramah lingkungan.
Ke depan, PAM Jaya berencana memperluas pemasangan water purifier di titik-titik strategis Jakarta. Pertanyaannya, seberapa cepat inovasi ini bisa menjangkau seluruh wilayah ibu kota dan mengubah kebiasaan warga dalam mengakses air minum?



