Mario Gila Resmi ke Milan: Bek Spanyol Bernilai €30 Juta
Baca dalam 60 detik
- Bek tengah Mario Gila menjalani tes medis di Milan sebagai langkah akhir transfer senilai €30 juta dari Lazio.
- Kedatangan pemain berusia 26 tahun itu memperkuat lini belakang Rossoneri yang tengah direnovasi di bursa musim panas.
- Kontrak Gila yang tersisa setahun di Lazio memaksa klub melepasnya dengan harga yang dianggap wajar oleh analis.

Bek tengah asal Spanyol, Mario Gila, telah tiba di klinik La Madonnina, Milan, untuk menjalani serangkaian tes medis sebagai bagian dari kepindahannya dari Lazio ke AC Milan. Transfer yang dilaporkan mencapai €30 juta termasuk bonus ini menjadi salah satu pergerakan signifikan di bursa transfer Serie A musim panas 2026.
Gila, yang sebelumnya memperkuat Real Madrid Castilla, meninggalkan Lazio setelah hanya satu musim penuh bersama tim ibu kota. Kontraknya yang tersisa setahun membuat Biancocelesti memutuskan untuk melepasnya dengan harga yang dinilai menguntungkan kedua belah pihak. Milan, yang tengah membangun ulang skuad di bawah arahan pelatih anyar, melihat Gila sebagai investasi jangka panjang di lini pertahanan.
Kedatangan pemain berusia 26 tahun ini disambut antusias oleh para penggemar Rossoneri yang berharap tambahan kekuatan di sektor belakang. Milan musim lalu kerap kebobolan di momen krusial, dan kehadiran Gila diharapkan bisa menambal celah tersebut. Gila dikenal sebagai bek yang tenang dalam penguasaan bola dan memiliki kemampuan membaca permainan yang baik, karakteristik yang jarang dimiliki bek muda Italia saat ini.
Menurut jurnalis transfer kenamaan, Gianluca Di Marzio, Gila diperkirakan akan menandatangani kontrak resmi pada sore hari setelah tes medis rampung. Proses transfer yang cepat ini menunjukkan keseriusan Milan dalam membangun skuad kompetitif untuk musim depan. Lazio sendiri sudah mulai bergerak mencari pengganti, dengan beberapa nama dikaitkan seperti bek muda dari klub Serie B.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan ini menarik karena Serie A semakin banyak dihuni pemain Spanyol berkualitas. Gila bisa menjadi role model bagi bek muda Tanah Air yang ingin berkarier di Eropa, terutama dalam hal disiplin taktik dan teknik dasar. Milan juga memiliki basis penggemar besar di Indonesia, sehingga setiap langkah klub selalu mendapat sorotan.
Dengan selesainya transfer Gila, Milan diprediksi akan terus aktif di bursa hingga akhir jendela transfer. Pertanyaan besarnya: apakah Gila bisa langsung menjadi starter dan mengatasi tekanan bermain di San Siro? Hanya waktu yang akan menjawab, namun langkah awal ini menunjukkan ambisi Milan untuk kembali ke papan atas Serie A.



