Dune: Part Three Rilis Foto Syuting Terbaru, Timothée Chalamet Kembali ke Arrakis
Baca dalam 60 detik
- Foto di balik layar dari Abu Dhabi memperlihatkan skala produksi Dune: Part Three yang syuting selama 31 hari di Gurun Liwa.
- Film penutup trilogi Denis Villeneuve ini dijadwalkan rilis 18 Desember, mengadaptasi novel Dune Messiah dengan lompatan waktu 17 tahun.
- Lebih dari 600 kru lokal UAE terlibat, didukung insentif cashback 35-50% dari pemerintah Abu Dhabi.

Timothée Chalamet kembali ke planet Arrakis. Foto-foto baru dari lokasi syuting Dune: Part Three di Gurun Liwa, Abu Dhabi, mengungkap skala produksi megah film penutup trilogi Denis Villeneuve yang akan tayang Desember mendatang.
Komisi Film Abu Dhabi merilis gambar produksi terbaru yang memperlihatkan luasnya set gurun pasir yang kembali berperan sebagai planet fiksi Arrakis. Syuting selama 31 hari di lokasi tersebut melibatkan lebih dari 600 kru dan pemain lokal Uni Emirat Arab, menjadikannya salah satu produksi film terbesar yang pernah digelar di kawasan itu.
Film ketiga ini diadaptasi dari novel Frank Herbert, Dune Messiah, dan mengambil latar 17 tahun setelah peristiwa Dune: Part Two. Cerita mengikuti Paul Atreides yang telah menjadi kaisar yang kejam, harus menghadapi konsekuensi kekuasaannya saat sekutu lama kembali, ancaman baru muncul, dan pengkhianatan mengintai di setiap bayangan. Sinopsis resmi menyebut Paul dihantui visi kehancuran kekaisaran dan kemunculan kembali cinta lamanya, yang membawanya ke dalam konspirasi besar dengan Chani sebagai pusat misteri.
Selain Chalamet, deretan bintang seperti Zendaya (Chani), Jason Momoa, Florence Pugh, Rebecca Ferguson, Javier Bardem, Anya Taylor-Joy, dan pendatang baru Robert Pattinson kembali memerankan karakter masing-masing. Trailer terbaru yang dirilis sebelumnya telah memicu antisipasi tinggi menjelang perilisan oleh Warner Bros. dan Legendary Entertainment pada 18 Desember.
Kepala Komisi Film Abu Dhabi, Sameer Al Jaberi, menyebut kerja sama dengan tim Dune sebagai momen penting bagi ekosistem kreatif Abu Dhabi. Sementara itu, Herb Gains, wakil presiden eksekutif produksi fisik Legendary Entertainment, menegaskan tidak ada tempat lain di dunia yang menyediakan citra menakjubkan dan dukungan seperti yang diberikan Abu Dhabi. “Kru, sumber daya, dan perhatian terhadap detail membuat pekerjaan yang sangat sulit terasa nyaman dan mudah,” ujarnya.
Bagi penonton Indonesia, Dune: Part Three menjadi salah satu film yang paling dinantikan tahun ini, mengingat kesuksesan dua film sebelumnya yang tayang di bioskop tanah air dan mendapat sambutan hangat. Serial Dune juga dikenal memiliki basis penggemar kuat di Indonesia, terutama di kalangan penggemar fiksi ilmiah dan pembaca novel Herbert. Dengan skala produksi yang semakin besar dan cerita yang semakin gelap, film ini diprediksi akan menjadi tontonan wajib bagi pecinta sinema epik.
Pertanyaan besarnya: akankah Villeneuve mampu memberikan penutup yang memuaskan bagi saga ikonik ini, atau justru meninggalkan ruang untuk sekuel lain? Jawabannya akan terungkap saat film memasuki bioskop pada Desember mendatang.



