Radu Dragusin Kembali ke Serie A: Fiorentina Gaet Bek Rumania dari Tottenham
Baca dalam 60 detik
- Fiorentina resmi mendatangkan Radu Dragusin dari Tottenham dengan skema pinjaman plus kewajiban tebus mencapai €19 juta, tergantung jumlah penampilan.
- Bek berusia 24 tahun itu sempat mengalami cedera ACL parah pada Januari 2025 yang membuatnya absen nyaris setahun, membatasi menit bermainnya di Spurs.
- Kepulangan Dragusin ke Italia menjadi sinyal kebangkitan kariernya sekaligus memperkuat lini belakang Fiorentina yang tengah bersaing di papan atas Serie A.

Fiorentina secara resmi mengumumkan kedatangan bek timnas Rumania, Radu Dragusin, dari Tottenham Hotspur dengan skema peminjaman yang disertai opsi pembelian permanen. Nilai total transfer dilaporkan mencapai €19 juta, menjadikannya salah satu rekrutan terbaru yang diharapkan mampu memperkokoh pertahanan La Viola di Serie A.
Kesepakatan ini diorkestrasi oleh direktur olahraga Fiorentina, Fabio Paratici, yang sebelumnya menjabat di Tottenham hingga Februari lalu. Keakraban Paratici dengan struktur Spurs memuluskan negosiasi yang berlangsung cepat. Dragusin tiba di Florence pada Senin (8/7) untuk menjalani tes medis, dan kontrak resmi ditandatangani pada malam harinya.
Menurut laporan Tuttomercatoweb, struktur transfer terdiri dari biaya pinjaman €1,5 juta ditambah kewajiban pembelian sebesar €17,5 juta yang akan aktif secara otomatis jika Dragusin mencatatkan 22 penampilan untuk Fiorentina. Selain itu, Tottenham juga berhak atas 10 persen dari nilai penjualan di masa depan jika pemain tersebut dijual kembali oleh klub Italia.
Kepulangan Dragusin ke Serie A menjadi babak baru setelah perjalanan kariernya yang penuh liku. Bek kelahiran Bukares itu memulai karier di akademi Juventus, lalu dipinjamkan ke Sampdoria, Salernitana, dan Genoa. Pada musim panas 2023, ia dijual ke Genoa seharga €9,7 juta, namun hanya enam bulan berselang, Tottenham merekrutnya dengan mahar €28 juta plus bonus.
Namun, cedera anterior cruciate ligament (ACL) yang dideritanya pada Januari 2025 menjadi pukulan telak. Ia harus menepi selama hampir satu tahun penuh, dan sejak pulih, menit bermainnya di Spurs sangat terbatas. Dari total 48 penampilan kompetitif, hanya 11 laga yang ia mainkan musim lalu, dengan enam di antaranya sebagai starter. Situasi ini membuatnya sulit bersaing di lini belakang Tottenham yang dihuni pemain seperti Cristian Romero dan Micky van de Ven.
Bagi Fiorentina, kedatangan Dragusin memberikan opsi tambahan di sektor pertahanan. Klub asal Tuscany itu tengah membangun skuad kompetitif untuk bersaing di papan atas Serie A dan Eropa. Dengan postur 191 cm dan kemampuan duel udara yang kuat, Dragusin diharapkan bisa menjadi tandem ideal bagi bek tengah seperti Lucas Martínez Quarta atau Nikola Milenković.
Dari sudut pandang industri sepak bola Indonesia, transfer ini menarik untuk dicermati. Tren pemain yang pulih dari cedera serius dan kembali ke liga yang lebih sesuai dengan karakteristiknya seringkali menjadi cerita sukses. Para pengamat sepak bola Tanah Air dapat mengambil pelajaran tentang manajemen karier pemain, terutama dalam menghadapi tekanan kompetisi di liga top Eropa. Selain itu, keterlibatan Fabio Paratici yang memiliki jejaring luas di Italia dan Inggris menunjukkan pentingnya koneksi dalam negosiasi transfer.
Ke depan, pertanyaan terbesar adalah apakah Dragusin mampu kembali ke performa terbaiknya sebelum cedera. Jika ia berhasil tampil konsisten dan memenuhi syarat 22 penampilan, Fiorentina akan mengamankan jasanya secara permanen. Bagi Tottenham, klausul penjualan 10 persen menjadi semacam asuransi jika nilai pasar Dragusin meroket di kemudian hari. Satu hal yang pasti, petualangan Dragusin di Italia baru saja dimulai lagi, dan semua mata akan tertuju pada kebugarannya di lapangan.



