Tinubu Desak Afreximbank Percepat Industrialisasi Afrika: Saatnya Berhenti Ekspor Bahan Mentah
Baca dalam 60 detik
- Presiden Nigeria Bola Tinubu meminta Afreximbank menggenjot mobilisasi sumber daya untuk transformasi ekonomi Afrika, menekankan hilirisasi sumber daya alam.
- Afreximbank telah mengucurkan 15-20 miliar dolar AS ke Nigeria dalam lima tahun terakhir, termasuk untuk proyek infrastruktur dan industri garmen.
- Langkah ini mendorong negara-negara Afrika, termasuk Indonesia, untuk memperkuat kerja sama intra-Afrika dan mengurangi ketergantungan pada ekspor komoditas mentah.

Presiden Nigeria, Bola Tinubu, mendesak African Export-Import Bank (Afreximbank) untuk mengambil peran lebih agresif dalam menggerakkan industrialisasi dan penciptaan nilai tambah di Benua Afrika. Dalam pertemuan dengan delegasi bank yang dipimpin Presiden dan Ketua Dewan Direksi, Dr. George Elombi, di Abuja, Selasa (25/3), Tinubu menegaskan bahwa Afrika tidak bisa lagi hanya menjadi pemasok bahan mentah bagi negara-negara industri.
โKami memiliki semua yang dibutuhkan untuk membangun benua ini. Kami tidak bisa terus mengekspor bahan mentah tanpa nilai tambah. Jawabannya adalah tidak,โ ujar Tinubu, seperti dikutip dari pernyataan resmi. Ia menekankan bahwa masa depan Afrika bergantung pada kemampuan untuk mengolah sumber daya alam secara mandiri, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan taraf hidup warganya.
Tinubu secara spesifik meminta Afreximbank untuk menyediakan jaminan investasi bagi pengembangan ekosistem manufaktur, termasuk pengolahan lithium, baterai, dan mineral strategis lainnya. Ia juga mendorong bank untuk memperkuat kemitraan dengan Bank Pertanian Nigeria guna mengembangkan rantai nilai komoditas seperti kakao dan minyak sawit.
Pernyataan Tinubu muncul di tengah gelombang reformasi ekonomi Nigeria, termasuk penghapusan subsidi bahan bakar dan penyatuan nilai tukar mata uang. Menurutnya, langkah-langkah itu diperlukan untuk menghilangkan distorsi, memberantas korupsi, dan membangun fondasi pertumbuhan berkelanjutan. โKesadaran dan masa depan Afrika bergantung pada apa yang Anda dan tim Anda bisa lakukan untuk Afrika secara keseluruhan. Saatnya kita mulai melakukan sesuatu bersama sebagai orang Afrika,โ tegasnya.
Menteri Negara Perindustrian Nigeria, John Owan Enoh, menambahkan bahwa agenda diversifikasi ekonomi di bawah program โRenewed Hopeโ telah memacu investasi di sektor manufaktur, pertanian, mineral padat, migas, ekonomi digital, dan ekspor bernilai tambah. Sementara itu, Elombi melaporkan bahwa Afreximbank telah mengucurkan dana antara 15 miliar hingga 20 miliar dolar AS ke Nigeria dalam lima tahun terakhir, mencakup sektor perdagangan, kesehatan, pertanian, dan industri.
Elombi juga mengungkapkan komitmen bank sebesar 2 miliar dolar AS untuk mendukung industri kapas dan garmen Nigeria, serta pendanaan untuk proyek-proyek infrastruktur strategis seperti Jalan Pesisir Lagos-Calabar dan Kereta Kano-Maradi. Ia mengundang Tinubu untuk mengunjungi African Medical Centre of Excellence (AMCE) di Abuja, yang digadang-gadang sebagai proyek unggulan untuk membalikkan tren wisata medis di Afrika.
Bagi Indonesia, dorongan industrialisasi Afrika ini membuka peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, permintaan terhadap produk manufaktur dan teknologi Indonesia berpotensi meningkat seiring pertumbuhan ekonomi Afrika. Namun, di sisi lain, persaingan di sektor komoditas seperti kelapa sawit dan nikel bisa semakin ketat jika negara-negara Afrika berhasil membangun industri hilir sendiri. Pemerintah Indonesia perlu mencermati perkembangan ini untuk merumuskan strategi perdagangan dan investasi yang adaptif.
Pertanyaan selanjutnya adalah sejauh mana Afreximbank mampu menjembatani kesenjangan antara ambisi politik dan realitas pendanaan di lapangan. Dengan tekanan fiskal yang dihadapi banyak negara Afrika, peran bank pembangunan multilateral seperti Afreximbank akan menjadi kunci dalam mewujudkan visi industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan.



