Pukulan Berat Aston Villa: Amadou Onana Cedera ACL Saat Bela Belgia di Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Gelandang Aston Villa, Amadou Onana, mengalami cedera ACL pada lutut kanan saat membela Belgia melawan AS di babak 16 besar Piala Dunia.
- Cedera ini diprediksi membuat Onana absen 6-9 bulan, merugikan Villa yang akan berlaga di Liga Champions musim depan.
- Onana akan tetap bersama skuad Belgia untuk perempat final melawan Spanyol sebelum memulai rehabilitasi.

Aston Villa harus menerima kabar buruk di tengah persiapan menuju Liga Champions. Gelandang andalan mereka, Amadou Onana, dipastikan mengalami ruptur ligamen anterior (ACL) pada lutut kanannya saat membela Timnas Belgia dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Amerika Serikat.
Pemain berusia 24 tahun itu hanya bertahan 21 menit di lapangan sebelum akhirnya ditarik keluar. Insiden terjadi ketika ia berusaha merebut bola dari Christian Pulisic, lalu terjatuh sambil memegangi lutut kanannya. Setelah mendapat perawatan, Onana terlihat berjalan pincang dan kemudian menggunakan kruk serta penyangga lutut.
Tim dokter Belgia, Brahim Hacene, menyebut hasil pemeriksaan sebagai "kabar yang menghancurkan". Dalam pernyataan resmi, ia mengonfirmasi bahwa Onana mengalami ruptur ACL dan tim medis telah berkoordinasi dengan Aston Villa untuk menentukan langkah rehabilitasi terbaik. "Kami akan terus memberikan dukungan penuh kepada Amadou," ujarnya.
Bagi Aston Villa, cedera ini menjadi pukulan telak. Klub asal Birmingham itu baru saja mengamankan tiket Liga Champions setelah finis di posisi keempat Premier League musim lalu. Onana merupakan salah satu pilar di lini tengah, dan ketidakhadirannya dalam waktu lama bisa mengganggu rencana Unai Emery di kompetisi Eropa. Apalagi, Villa juga akan menghadapi jadwal padat di dalam negeri.
Di level internasional, Onana tampil cukup baik bersama Belgia. Ia menjadi starter saat melawan Mesir (1-1) dan masuk sebagai pemain pengganti saat mengalahkan Selandia Baru dan Senegal. Namun, cedera ini memaksanya untuk menepi panjang. Meski begitu, Belgia memastikan Onana akan tetap bersama skuad untuk laga perempat final melawan Spanyol di Los Angeles pada Jumat mendatang, sebelum memulai proses pemulihan.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, kabar ini menjadi pengingat betapa rentannya pemain top terhadap cedera serius. Dengan jadwal kompetisi yang semakin padat, risiko cedera ACL kerap menghantui para pesepak bola. Kasus Onana juga menyoroti pentingnya manajemen beban pemain, terutama saat membela tim nasional di turnamen besar seperti Piala Dunia.
Kehilangan Onana dalam jangka panjang tentu menjadi ujian besar bagi Aston Villa. Akankah mereka bergerak cepat di bursa transfer untuk mencari pengganti, atau percaya pada kedalaman skuad yang ada? Jawabannya akan menentukan sejauh mana Villa bisa bersaing di Liga Champions musim depan.



