AC Milan Sepakati Transfer Mario Gila, Real Madrid Kebagian Jatah 50 Persen
Baca dalam 60 detik
- AC Milan mencapai kesepakatan penuh dengan Lazio untuk merekrut bek tengah Mario Gila dengan nilai transfer mencapai โฌ30 juta termasuk bonus.
- Real Madrid, klub lama Gila, berhak atas 50 persen dari biaya transfer tersebut atau sekitar โฌ15 juta berkat klausul penjualan kembali.
- Gila dijadwalkan meneken kontrak lima tahun dengan gaji โฌ4-5 juta per musim, menjadi rekrutan kedua Milan setelah Goncalo Ramos.

AC Milan akhirnya mendapatkan izin untuk memboyong bek tengah Mario Gila dari Lazio setelah kedua klub menyepakati nilai transfer yang dilaporkan mencapai โฌ30 juta termasuk bonus-bonus tertentu. Kesepakatan ini sekaligus memastikan bahwa Real Madrid, klub yang membesarkan nama Gila, akan menerima bagian sebesar 50 persen dari total biaya transfer tersebut.
Menurut laporan Sky Sport Italia dan pakar transfer Fabrizio Romano, negosiasi antara Milan dan Lazio berlangsung alot setelah tawaran awal sebesar โฌ25 juta plus โฌ2 juta bonus ditolak oleh tim ibu kota. Pada akhirnya, kedua belah pihak sepakat pada angka pokok sekitar โฌ27-28 juta ditambah bonus yang membuat nilai total mencapai โฌ30 juta. Dari jumlah itu, sekitar โฌ15 juta akan mengalir ke kas Real Madrid sebagai hak partisipasi penjualan kembali yang disepakati saat Gila hengkang ke Lazio pada 2022.
Bagi Milan, kedatangan Gila menjadi suntikan segar di lini pertahanan yang musim lalu kerap dihantui cedera. Pemain berusia 25 tahun itu dianggap sebagai investasi jangka panjang dengan kontrak lima tahun dan gaji bersih sekitar โฌ4-5 juta per musim. Gila sendiri sebelumnya hanya memiliki sisa satu tahun masa baktinya di Lazio, sehingga klub asuhan Marco Baroni itu terpaksa melepasnya agar tidak kehilangan secara gratis tahun depan.
Real Madrid, yang sebelumnya melepas Gila dengan harga murah, kini menuai keuntungan besar berkat klausul penjualan kembali. Strategi semacam ini lazim diterapkan klub-klub besar Eropa untuk memaksimalkan nilai aset pemain muda yang dilepas. Bagi Lazio, meski kehilangan bek andalannya, mereka tetap meraup untung signifikan dari selisih harga beli dan jual.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, transfer ini menarik untuk dicermati karena menunjukkan bagaimana klub-klub Serie A mulai agresif di bursa transfer. Milan, yang musim lalu finis di posisi kedua klasemen, terus memperkuat skuad untuk menyaingi Inter dan Juventus. Kehadiran Gila diharapkan bisa menambah soliditas pertahanan Rossoneri, terutama di kompetisi Eropa.
Ke depan, Milan masih akan bergerak di bursa transfer untuk mendatangkan pemain lain, terutama di lini tengah dan sayap. Sementara itu, Real Madrid akan menggunakan dana dari transfer Gila untuk mendanai perburuan bintang baru mereka. Pertanyaannya, akankah Gila mampu memenuhi ekspektasi tinggi di San Siro dan menjadi pilar pertahanan Milan dalam beberapa musim ke depan?



