Bradley Barcola dan Bukayo Saka: Duet Sayap Impian Arsenal di Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Bradley Barcola menjadi sorotan di Piala Dunia 2026 dengan dua gol dan satu assist, memicu minat Arsenal yang tengah memburu winger baru.
- Performa impresif Barcola di PSG dan Piala Dunia membuatnya sebanding dengan Bukayo Saka, yang juga tampil gemilang dengan tiga assist untuk Inggris.
- Kombinasi Barcola dan Saka di sisi sayap Arsenal diproyeksikan menjadi ancaman baru di Premier League musim depan.

Piala Dunia 2026 di Amerika Utara memasuki babak perempat final, dan sorotan tertuju pada dua pemain sayap yang menjadi kunci timnya masing-masing: Bradley Barcola dari Prancis dan Bukayo Saka dari Inggris. Keduanya tidak hanya bersinar di panggung internasional, tetapi juga menjadi target utama Arsenal dalam bursa transfer musim panas ini.
Arsenal mengawali musim panas dengan agenda jelas: mendatangkan satu atau dua winger baru. Masalah di sisi sayap menjadi momok sepanjang musim 2025/26. Gabriel Martinelli hanya mencetak satu gol di Premier League, sementara Leandro Trossard—yang dikabarkan akan hengkang ke Besiktas dengan nilai transfer £17 juta—hanya mampu membukukan satu gol di level klub sepanjang tahun 2026. Situasi ini memaksa The Gunners bergerak cepat.
Nama Bradley Barcola muncul sebagai kandidat utama. Pemain berusia 23 tahun itu menjadi andalan PSG saat meraih gelar Liga Champions perdana pada 2024/25, dengan catatan 21 gol dan 21 assist di semua kompetisi. Musim lalu, meski menit bermain berkurang sekitar 1.000 menit, ia tetap produktif dengan 13 gol dan 7 assist. Data statistik menunjukkan Barcola berada di 17% terbaik winger Eropa untuk progressive carry per 90 menit, dan 4% teratas untuk shot-ending carry. Ia adalah ancaman konstan bagi pertahanan lawan.
Di Piala Dunia 2026, Barcola tampil impresif dengan dua gol dan satu assist dalam lima laga Prancis. Meski tidak selalu menjadi starter, ia kini diyakini telah mengamankan posisi di sisi kiri serangan Les Bleus. Sementara itu, Saka—meski dibayangi masalah tendon Achilles—telah mencatatkan tiga assist untuk Inggris, hanya starter di dua pertandingan melawan Panama dan Meksiko. Angka tersebut menyamai rekor David Beckham (2002) dan Harry Kane (2022) sebagai satu-satunya pemain Inggris dengan tiga assist dalam satu edisi Piala Dunia sejak 1966.
Perbandingan keduanya menarik. Musim lalu, Barcola unggul dalam beberapa metrik kunci seperti non-penalty goals dan big chance involvement. Namun, kedua pemain memiliki kesamaan dalam hal keterlibatan membangun serangan dan menyuplai rekan setim. Expected assists mereka identik, sementara dribel dan aksi progresif nyaris tidak terpaut jauh. Keduanya adalah winger paling direct di Eropa saat ini.
Bagi Arsenal, mendatangkan Barcola bukan sekadar menambal lubang. Kombinasi Barcola di kiri dan Saka di kanan bisa menjadi senjata mematikan di Premier League musim 2026/27. Namun, Arsenal harus bergerak cepat karena persaingan ketat. Klub tidak bisa bersikap sentimental di bursa ini, terutama saat mengejar target lain seperti Morgan Rogers. Pertanyaannya, mampukah The Gunners mengamankan tanda tangan Barcola dan mewujudkan duet sayap impian?



