Everton Siapkan £40 Juta untuk Liam Delap: Solusi Lini Depan Setelah Thierno Barry?
Baca dalam 60 detik
- Everton mengincar Liam Delap dari Chelsea dengan banderol £40 juta setelah musim 2025/26 yang mengecewakan tanpa Eropa.
- Thierno Barry, yang dibeli £27 juta dari Villarreal, terancam hengkang ke RB Leipzig, memaksa Everton mencari striker baru.
- Delap, yang bersinar di Ipswich dengan 12 gol, dianggap cocok dengan gaya langsung David Moyes dan bisa menjadi ujung tombak utama.

Everton kembali berburu striker di bursa transfer musim panas setelah musim 2025/26 yang berakhir pahit. Tanpa tiket ke kompetisi Eropa, The Toffees kini mengarahkan radar ke Chelsea untuk merekrut Liam Delap, pemain yang pernah menjadi bintang di Ipswich Town namun meredup di Stamford Bridge.
Menurut laporan Football Insider, manajer David Moyes telah memberikan lampu hijau untuk memulai negosiasi resmi. Chelsea, yang membeli Delap dari Ipswich seharga £30 juta setahun lalu, kini mematok harga £40 juta. Angka ini mencerminkan keyakinan The Blues bahwa Delap masih memiliki potensi besar meski penampilannya di London kurang memuaskan.
Kebutuhan Everton akan penyerang baru semakin mendesak setelah Thierno Barry, yang baru bergabung dengan mahar £27 juta dari Villarreal, menunjukkan performa inkonsisten. Pemain Prancis berusia 23 tahun itu hanya mencetak delapan gol dalam 38 penampilan musim lalu, dengan hanya dua gol sejak akhir Januari. RB Leipzig dikabarkan siap membajaknya, membuka peluang Delap menjadi pengganti.
Delap, yang dijuluki "wrecking ball" oleh analis Sky Sports Lewis Jones, memiliki profil yang sangat cocok dengan pendekatan langsung Everton. Kekuatan fisik, kemampuan berlari agresif, dan naluri mencetak gol di ruang sempit menjadi senjata utamanya. Mantan rekan setimnya di Ipswich, Alex Palmer, bahkan menyebutnya sebagai "monster" di lini depan. Gaya bermain ini kontras dengan Barry yang lebih teknis namun sering kali boros di depan gawang.
Bagi Everton, merekrut Delap bukan sekadar mengganti satu pemain, melainkan investasi jangka panjang. Moyes, yang sudah lama mengagumi Delap, melihatnya sebagai tipe striker ideal yang bisa menjadi ujung tombak andalan. Jika Delap mampu mengulangi performa gemilangnya bersama Ipswich, ia berpotensi menjadi solusi atas kebuntuan gol yang dialami Everton musim lalu.
Namun, tantangan tetap ada. Delap belum menunjukkan konsistensi di Chelsea, dan harga £40 juta terbilang tinggi untuk pemain yang minim menit bermain di klub besar. Keputusan Everton akan bergantung pada apakah mereka percaya Delap bisa kembali ke performa terbaiknya di bawah asuhan Moyes. Jika transfer ini terwujud, persaingan dengan Barry atau bahkan Beto akan menjadi drama menarik di Goodison Park musim depan.
Langkah Everton ini juga menjadi pengingat bahwa bursa transfer bukan hanya soal uang, tetapi juga visi. Dengan proyek yang stabil tanpa tekanan Eropa, The Toffees berharap Delap bisa menjadi batu loncatan untuk kembali ke papan atas. Pertanyaannya, akankah ia mampu membuktikan bahwa kegagalan di Chelsea hanyalah sebuah kesalahan langkah?



