Dragusin Kembali ke Serie A: Bek Tottenham Jalani Tes Medis di Fiorentina
Baca dalam 60 detik
- Bek Tottenham Radu Dragusin tiba di Florence untuk menjalani tes medis sebagai bagian dari kepindahannya ke Fiorentina.
- Kesepakatan berupa pinjaman dengan kewajiban membeli senilai โฌ19 juta, mengakhiri masa singkatnya di Premier League.
- Kembalinya Dragusin ke Italia memperkuat lini belakang Fiorentina yang tengah bersaing di papan atas Serie A.

Radu Dragusin, bek tengah milik Tottenham Hotspur, mendarat di Florence pada Selasa pagi untuk menjalani serangkaian tes medis sebelum merampungkan kontraknya bersama Fiorentina. Langkah ini menandai kepulangan pemain berusia 24 tahun itu ke Serie A setelah hanya setengah musim membela klub London Utara.
Bek asal Rumania tersebut sebelumnya memperkuat Genoa sebelum pindah ke Tottenham pada Januari 2026. Namun, kesempatan bermain yang terbatas di Premier League membuatnya memilih kembali ke Italia. Fiorentina bergerak cepat mengamankan jasanya dengan skema pinjaman awal yang diikuti kewajiban pembelian permanen senilai total โฌ19 juta.
Kedatangan Dragusin disambut antusias oleh manajemen Fiorentina. Klub asal Tuscany itu bahkan telah mengunggah foto sang pemain di pusat latihan Viola Park melalui media sosial, menandakan bahwa proses transfer sudah memasuki tahap akhir. Dragusin dijadwalkan menandatangani kontrak berdurasi multi-tahun begitu hasil tes medis dinyatakan memuaskan.
Bagi Fiorentina, merekrut Dragusin menjadi investasi jangka panjang di lini pertahanan. Dengan postur 191 cm dan kemampuan duel udara yang kuat, ia diharapkan menjadi penerus natural bagi bek-bek senior yang mulai menua. Pelatih Raffaele Palladino disebut-sebut sangat menginginkan pemain yang juga bisa beroperasi sebagai bek kanan itu untuk menambah fleksibilitas taktik.
Dari sisi Tottenham, keputusan melepas Dragusin dengan harga yang relatif tidak jauh dari biaya pembeliannya (sekitar โฌ25 juta) menunjukkan strategi klub yang lebih fokus pada pemain muda potensial lainnya. Meski demikian, klausul penjualan kembali (sell-on clause) kemungkinan disertakan dalam kesepakatan ini.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kepindahan ini menarik karena Serie A kerap menjadi tujuan pemain-pemain Eropa Timur yang ingin mengembangkan karier. Dragusin, yang juga menjadi andalan timnas Rumania, bisa menjadi contoh bagaimana pemain bertahan muda bisa bersaing di liga top Eropa. Kehadirannya di Fiorentina juga menambah daya tarik Serie A yang musim ini semakin kompetitif.
Dengan rampungnya transfer ini, Fiorentina kini memiliki opsi lini belakang yang lebih solid untuk menghadapi sisa musim 2026/27. Pertanyaannya, akankah Dragusin mampu langsung beradaptasi dan menjadi pilar di jantung pertahanan La Viola? Atau justru akan kembali kesulitan bersaing seperti di Tottenham?



