Bank Woori Saudara dan Grab Gelar Kampanye Branding di Armada dan Aplikasi
Baca dalam 60 detik
- Bank Woori Saudara memasang logo pada 1.000 armada GrabCar dan GrabBike di Jabodetabek, serta iklan digital di aplikasi Grab.
- Kolaborasi ini menargetkan 2 juta pengguna aktif Grab di Jakarta sebagai upaya memperluas basis nasabah ritel.
- Program berlangsung hingga September 2026 dengan anggaran pemasaran Rp 5 miliar, dinilai sebagai strategi efisien menjangkau segmen urban.

PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (BWS) mulai mengintegrasikan mereknya ke dalam ekosistem transportasi daring melalui kerja sama dengan Grab Indonesia, dengan meluncurkan armada bermerek dan iklan dalam aplikasi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi bank berkode emiten BWS tersebut untuk meningkatkan kesadaran merek di tengah persaingan perbankan ritel yang semakin ketat.
Direktur Korporat Bank Woori Saudara, Dandy Indrawardhana Pandi, mengatakan bahwa kolaborasi ini tidak sekadar pemasangan logo pada kendaraan. "Kami ingin hadir di setiap perjalanan masyarakat urban, baik secara fisik di jalan maupun digital di dalam aplikasi Grab," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (6/7/2026). Menurut Dandy, pendekatan omnichannel ini diyakini mampu menjangkau segmen nasabah potensial yang selama ini sulit disentuh melalui kanal konvensional.
Kampanye ini mencakup pemasangan identitas BWS pada 500 unit GrabCar dan 500 unit GrabBike di wilayah Jabodetabek. Selain itu, materi promosi juga muncul di halaman utama aplikasi Grab, halaman Food in Transit, dan Transport in Transit. Dengan jangkauan lebih dari 2 juta pengguna aktif bulanan di Jakarta, BWS berharap dapat meningkatkan frekuensi interaksi dengan calon nasabah tanpa harus membuka cabang baru.
Perwakilan Grab Indonesia menyambut baik kolaborasi ini. "Kami melihat tren perbankan mulai memanfaatkan mobilitas sebagai kanal pemasaran. BWS bisa menjadi contoh bagaimana brand finansial hadir secara kontekstual di momen sehari-hari konsumen," ujarnya. Grab juga menekankan bahwa program ini memberikan nilai tambah bagi mitra pengemudi melalui insentif khusus selama periode kampanye.
Bagi pasar Indonesia, strategi ini relevan mengingat penetrasi perbankan digital yang masih rendah di segmen informal. Menurut data OJK, rasio inklusi keuangan nasional baru mencapai 76% pada 2025, dengan kesenjangan signifikan di daerah perkotaan padat seperti Jakarta. Kolaborasi BWS-Grab dinilai sebagai upaya menjembatani kesenjangan tersebut dengan memanfaatkan kebiasaan masyarakat yang semakin tergantung pada layanan on-demand.
"Kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi Bank Woori Saudara untuk memperkuat brand awareness melalui kanal yang sangat dekat dengan keseharian masyarakat. Grab memiliki ekosistem mobilitas dan layanan digital yang luas, sehingga kami melihat kerja sama ini sebagai peluang untuk memperkenalkan Bank Woori Saudara secara lebih masif." โ Dandy Indrawardhana Pandi, Direktur Korporat Bank Woori Saudara
Ke depan, keberhasilan kampanye ini akan diukur dari peningkatan jumlah pembukaan rekening baru dan transaksi melalui aplikasi BWS Mobile. Jika hasilnya positif, bukan tidak mungkin kerja serupa akan diperluas ke kota-kota besar lain seperti Surabaya dan Bandung. Pertanyaannya, apakah strategi branding bergerak ini cukup untuk menggeser dominasi bank digital yang sudah mapan seperti Jenius atau Seabank?



