Norway vs Brazil: Solbakken Minta Pemain Jaga Kepala Dingin di Laga Hidup Mati
Baca dalam 60 detik
- Pelatih Norwegia Stale Solbakken memperingatkan anak asuhnya agar tidak terbawa euforia saat menjamu Brasil di babak 16 besar Piala Dunia.
- Norwegia mengandalkan ketajaman Erling Haaland yang telah mengemas lima gol, namun Brasil belum pernah kalah dalam empat pertemuan sebelumnya.
- Solbakken menilai peluang Norwegia sekitar 30-40 persen, tetapi optimistis bisa menyakiti Brasil jika tampil maksimal.

Pelatih tim nasional Norwegia, Stale Solbakken, meminta para pemainnya untuk tidak terbawa suasana dan tetap fokus saat menghadapi Brasil pada babak 16 besar Piala Dunia, Minggu (4/7). Dalam jumpa pers, Sabtu (3/7), Solbakken menekankan pentingnya bermain sesuai skenario pertandingan, bukan sekadar merespons gengsi laga besar.
Norwegia datang ke partai ini dengan modal percaya diri tinggi. Skuad asuhan Solbakken sukses memenangi tiga dari empat laga di fase grup, berkat ketajaman bomber andalan Erling Haaland yang telah mengoleksi lima gol. Namun, Solbakken enggan berpuas diri. โKami harus memainkan pertandingan, bukan situasinya. Pastikan kami tidak bermain berdasarkan momen, tetapi sekadar bermain,โ ujarnya.
Salah satu perhatian utama Solbakken adalah bagaimana meredam pergerakan winger Brasil, Vinicius Junior. Pelatih berusia 58 tahun itu mengakui bahwa bek sayap Norwegia akan menghadapi situasi satu lawan satu yang berbahaya. โBek kiri dan kanan sangat penting, tapi juga soal membantu mereka agar tidak berhadapan sendiri. Kami berharap gaya bermain zona bisa membantu, sehingga siapa pun yang bermain di belakang akan mendapat dukungan dari pemain di sampingnya,โ jelas Solbakken.
Di sisi lain, Solbakken menegaskan bahwa kunci sukses Norwegia adalah memberikan bola kepada Haaland di posisi yang tepat. โKami telah menemukan cara mendukungnya dan memberikan servis yang tepat. Kami adalah tim ofensif yang tidak bisa hanya menunggu Brasil. Selama 90 atau 120 menit, kami harus bertahan dalam periode tertentu, dan di saat itulah kami harus tampil terbaik,โ katanya.
Meski catatan historis menunjukkan Brasil belum pernah mengalahkan Norwegia, Solbakken tetap menempatkan tim Samba sebagai favorit. โSaya tidak menganggap mereka sebagai favorit besar seperti beberapa tahun lalu. Kami memiliki performa bagus dalam waktu lama, kepercayaan diri tinggi, dan gaya bermain yang baik dengan bola. Sulit menentukan persentase pasti, mungkin 60-40 atau 70-30. Yang penting, kami bisa menyakiti Brasil jika tampil maksimal. Jika tidak, kami tidak punya peluang,โ pungkasnya.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, laga ini menarik karena menunjukkan bagaimana tim underdog seperti Norwegia mampu bersaing dengan raksasa seperti Brasil. Pelajaran tentang manajemen tekanan dan strategi bertahan yang disiplin bisa menjadi referensi bagi perkembangan sepak bola nasional. Apakah Haaland dan kawan-kawan mampu mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka? Atau Brasil akhirnya memecahkan kutukan? Jawabannya akan terungkap Minggu malam.



