Crystal Palace Pasang Harga Rp900 Miliar untuk Ismaila Sarr Usai Moncer di Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Crystal Palace membanderol winger Senegal Ismaila Sarr di angka ยฃ45 juta setelah penampilan impresifnya di Piala Dunia 2026, tiga kali lipat dari harga beli.
- Sarr mencetak 20 gol musim lalu dan membawa Palace meraih trofi Eropa perdana, membuatnya menjadi aset tak tergantikan di skuad Pierre Sage.
- Everton dan beberapa klub Premier League dikabarkan tertarik, namun Palace enggan melepas kecuali ada tahan yang sesuai dengan valuasi saat ini.

Crystal Palace dikabarkan telah menetapkan banderol selangit untuk penyerang sayap andalannya, Ismaila Sarr, menyusul performa gemilangnya bersama Senegal di Piala Dunia 2026. Klub asal London Selatan itu mematok harga minimal ยฃ45 juta atau setara sekitar Rp900 miliar, tiga kali lipat dari biaya yang mereka keluarkan untuk merekrut pemain berusia 27 tahun tersebut dari Watford dua musim lalu.
Keputusan Palace untuk tidak melepas Sarr dengan harga murah bukan tanpa alasan. Sepanjang musim 2025/26, pemain berkebangsaan Senegal itu menjelma menjadi mesin gol andalan tim. Ia mencatatkan 20 gol di semua kompetisi, termasuk sembilan gol di ajang Conference League yang mengantarkan Palace meraih trofi Eropa pertama dalam sejarah klub. Tak hanya itu, Sarr juga dinobatkan sebagai pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak turnamen tersebut.
Di pentas internasional, Sarr kian mematangkan reputasinya. Pada Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, ia tampil trengginas dengan torehan tiga gol dan dua assist. Dua gol dicetaknya ke gawang Norwegia di fase grup, sementara satu gol dan satu assist lainnya ia sumbangkan saat Senegal membantai Irak 5-0. Meski langkah Senegal terhenti di babak 32 besar setelah kalah dramatis dari Belgia, Sarr sempat mencetak gol spektakuler yang menembus gawang Thibaut Courtois.
Kombinasi antara konsistensi di Premier League dan performa mentereng di Piala Dunia membuat Sarr menjadi incaran sejumlah klub papan atas Inggris. Everton disebut-sebut sebagai salah satu peminat terdepan, namun Palace tak tergoyahkan. Menurut jurnalis transfer kenamaan Graeme Bailey dari TEAMtalk, klub benar-benar mengeraskan sikap. Mereka sadar betul bahwa kehilangan Sarr akan menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Pierre Sage, terutama dalam skema serangan balik cepat yang menjadi andalan tim.
โSarr adalah ancaman konstan dalam transisi. Kecepatannya sulit diantisipasi dan ia mampu mengubah ritme pertandingan dalam sekejap,โ tulis Bailey dalam laporannya. Namun, ia juga mencatat bahwa konsistensi Sarr masih dipertanyakan. Dalam beberapa laga, ia bisa hilang pengaruh, sehingga sebagian klub enggan membayar mahal. Meski begitu, Palace tetap pada pendirian: hanya tawaran di atas ยฃ45 juta yang bisa membuat mereka bernegosiasi.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perkembangan ini menarik untuk dicermati. Premier League selalu menjadi liga dengan basis penggemar terbesar di Tanah Air, dan pergerakan pemain sekelas Sarr kerap memengaruhi dinamika persaingan. Jika Everton atau klub lain berhasil merekrut Sarr, hal itu bisa mengubah peta kekuatan di papan tengah klasemen. Namun, dengan banderol setinggi itu, kecil kemungkinan transfer terjadi dalam waktu dekat. Palace tampaknya lebih memilih mempertahankan Sarr sebagai pilar utama proyek jangka panjang mereka.
Pertanyaan selanjutnya: akankah ada klub yang berani memenuhi tuntutan Palace? Atau justru Sarr akan bertahan dan semakin mengukuhkan diri sebagai legenda di Selhurst Park? Musim panas ini akan menjadi penentu.



