Tom Hardy Batal Dicoret: Bintang 'MobLand' Kembali Musim Ketiga
Baca dalam 60 detik
- Tom Hardy dipastikan kembali ke serial 'MobLand' setelah pertemuan dengan produser di London.
- Konflik di balik layar sempat memicu kekhawatiran pemecatan, namun Helen Mirren memberikan dukungan penuh.
- Musim ketiga belum diumumkan secara resmi, tetapi produksi dijadwalkan mulai musim gugur tahun ini.

Tom Hardy tetap menjadi bagian dari serial kriminal MobLand setelah menjalani pertemuan dengan para produser di London. Aktor berusia 48 tahun itu sempat dikabarkan akan dicoret dari musim ketiga akibat gesekan di lokasi syuting, namun negosiasi berhasil meredakan ketegangan.
Menurut laporan Deadline, Hardy bertemu dengan showrunner Jez Butterworth, produser eksekutif David Glasser, dan kreator serial Ronan Barrett di ibu kota Inggris. Pertemuan itu juga melibatkan sutradara Guy Ritchie, yang memainkan peran penting dalam menjembatani komunikasi. Hasilnya, tercapai "pemahaman yang baik tentang jalan ke depan," seperti dikutip dari sumber internal.
Sebelumnya, pada Mei lalu, beredar kabar bahwa Paramount enggan memperpanjang kontrak Hardy untuk musim ketiga. Newsletter Puck melaporkan bahwa aktor tersebut kerap datang terlambat, meminta perubahan naskah, dan mengeluhkan perannya yang mulai tergerus oleh deretan pemain senior seperti Helen Mirren dan Pierce Brosnan. Produser disebut lelah dengan perilaku Hardy yang dianggap sulit.
Namun, bantahan datang dari Helen Mirren. Dalam wawancara dengan Variety di Taormina Film Festival, Italia, aktris berusia 80 tahun itu menegaskan akan bekerja sama dengan Hardy "kapan saja." Ia menyebut Hardy sebagai aktor luar biasa dengan hati yang paling baik. "Proses kreatif setiap orang berbeda. Selama hasil di layar fantastis, saya santai saja," ujar Mirren. Ia juga berharap Hardy kembali bergabung di musim ketiga.
Musim kedua MobLand dijadwalkan tayang tahun ini, sementara musim ketiga belum diumumkan secara resmi. Namun, produksi diperkirakan dimulai pada musim gugur. Serial ini mengikuti kisah Harry Da Souza, seorang "fixer" yang bekerja untuk keluarga kriminal London. Dengan kembalinya Hardy, dinamika antara karakter dan pemain bintang lainnya diprediksi semakin menarik.
Bagi penonton Indonesia, perkembangan ini menegaskan bahwa konflik di balik layar tidak selalu berujung pada pemecatan. Industri hiburan global kerap menghadapi dinamika serupa, dan kasus Hardy menjadi contoh bagaimana negosiasi dapat menyelamatkan proyek besar. MobLand sendiri belum memiliki platform distribusi resmi di Indonesia, tetapi popularitas Hardy dan Mirren di kalangan penggemar lokal cukup tinggi.
Ke depan, pertanyaan terbesar adalah apakah musim ketiga akan mempertahankan kualitas narasi yang sempat diragukan. Dengan kembalinya Hardy dan dukungan penuh dari rekan-rekannya, serial ini berpotensi bangkit dari kontroversi. Akankah MobLand mampu mempertahankan momentum? Publik menanti jawabannya.



