Arsenal Incar Morgan Rogers, Jawaban atas Kepergian Michael Olise?
Baca dalam 60 detik
- Arsenal menjadikan Morgan Rogers sebagai target utama lini depan dengan banderol £130 juta dari Aston Villa.
- Rogers dinilai memiliki kemiripan gaya bermain dengan Michael Olise, terutama dalam visi dan kemampuan membawa bola.
- Kesepakatan masih terganjal harga, namun Arsenal dikabarkan telah membuat kemajuan signifikan dalam negosiasi dengan pemain.

Arsenal membidik gelandang serang Aston Villa, Morgan Rogers, sebagai jawaban atas kebutuhan mereka akan kreator serangan modern—sebuah profil yang selama ini identik dengan Michael Olise, bintang Bayern Munich yang sempat singgah di akademi The Gunners. Dengan harga yang disebut mencapai £130 juta, transfer ini bisa menjadi salah satu yang termahal di jendela musim panas.
Direktur olahraga anyar Arsenal, Andrea Berta, menjadikan perekrutan pemain depan sebagai prioritas utama setelah performa lini serang yang kurang konsisten musim lalu. Selain Rogers, nama Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain juga masuk dalam daftar incaran, namun banderol PSG yang mencapai £103-116 juta membuat opsi tersebut terasa berat.
Menurut jurnalis transfer Fabrizio Romano, Arsenal telah melakukan kontak intensif dengan kubu Rogers dan mencapai kemajuan positif dalam pembicaraan personal. Namun, Aston Villa bersikukuh pada harga tinggi, terlebih setelah mereka kehilangan Elliot Anderson ke Manchester City dengan nilai £116 juta. Chelsea juga disebut turut memantau situasi ini.
Rogers, 23 tahun, mencatatkan 14 gol dan 12 assist musim lalu di Premier League. Kemampuannya membawa bola ke depan dan memberikan umpan progresif membuatnya masuk dalam 14% gelandang serang terbaik Eropa untuk progressive passes. Gaya bermainnya yang eksplosif dan kerap menjadi ancaman dari lini kedua dianggap mirip dengan peran yang dimainkan Olise di Bayern Munich maupun timnas Prancis.
Meskipun secara kualitas Rogers masih berada di bawah Olise—yang musim lalu mencetak 22 gol dan 31 assist serta dinobatkan Harry Kane sebagai "winger terbaik dunia"—potensi ledakannya di klub yang lebih besar dinilai sangat mungkin terjadi. Arsenal berharap lingkungan yang lebih kompetitif dan sistem permainan Mikel Arteta dapat memaksimalkan bakat alami Rogers.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Arsenal ini menarik untuk diikuti karena menunjukkan bagaimana klub-klub top Eropa mulai berburu pemain dengan profil "modern attacking midfielder" yang lincah, kreatif, dan mampu bermain di beberapa posisi depan. Jika transfer ini terwujud, Arsenal akan memiliki amunisi baru yang bisa menjadi pembeda di lini tengah dan depan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada Martin Odegaard.
Pertanyaan besarnya: akankah Aston Villa bersedia menurunkan harga, atau Arsenal akan beralih ke target lain? Dengan jendela transfer yang masih panjang, persaingan mendapatkan tanda tangan Rogers dipastikan akan memanas.



