Bursa Transfer: Flamengo Banting Setir, Emerson Royal Batal ke Aston Villa
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa harus mengubur mimpi mendatangkan Emerson Royal setelah Flamengo memutuskan tidak melepas bek kanan Brasil itu di jendela transfer ini.
- Kesepakatan sebenarnya sudah hampir tercapai dengan selisih harga hanya sekitar £1 juta, namun klub asal Rio de Janeiro itu mengubah sikap di menit-menit akhir.
- Villa kini mengalihkan incaran ke Kyle Walker-Peters yang harganya lebih murah usai West Ham terdegradasi, meski harus meyakinkan pemain tersebut untuk menjadi pelapis.

Aston Villa harus mengubur ambisi mendatangkan Emerson Royal setelah Flamengo secara mengejutkan membatalkan rencana penjualan bek kanan Brasil tersebut. Keputusan ini mengakhiri spekulasi yang sempat memanas selama sepekan terakhir, ketika kedua klub dikabarkan hampir mencapai kata sepakat.
Menurut jurnalis Brasil terpercaya, Vene Casagrande, Flamengo memilih mempertahankan Emerson meskipun negosiasi dengan Villa sudah berlangsung intensif. Sikap ini kontras dengan laporan sebelumnya yang menyebut Villa telah mengajukan tawaran resmi sebesar £8 juta, hanya terpaut £1 juta dari harga yang diminta Flamengo. Selisih yang tipis itu sempat membuat banyak pihak optimistis transfer akan rampung.
Emerson, yang pernah membela Tottenham Hotspur, Real Betis, dan Barcelona, dianggap sebagai opsi ideal untuk memperkuat lini belakang Villa. Pengalamannya di Premier League, La Liga, dan Serie A dinilai mampu memberikan rotasi berkualitas bagi Matty Cash yang menjadi andalan Unai Emery. Namun, Flamengo menilai kepergiannya akan menggerus kedalaman skuad mereka yang tengah bersaing di berbagai kompetisi.
Keputusan Flamengo ini menjadi pukulan telak bagi rencana transfer Villa. Meski demikian, secara finansial kesepakatan tersebut sebenarnya tidak memberatkan klub Premier League itu. Villa telah berbelanja cukup hati-hati dalam beberapa bursa terakhir, sehingga dana £8-9 juta masih dalam batas wajar. Hambatan utama justru datang dari keengganan Flamengo berpisah dengan pemain berusia 27 tahun itu di tengah musim.
Emerson sendiri memulai karier di Ponte Preta sebelum menembus tim utama Atlético Mineiro dan Barcelona. Setelah masa peminjaman yang gemilang di Real Betis, ia bergabung dengan Tottenham pada 2021. Meski performanya naik-turun, ia mencatat lebih dari 100 penampilan sebelum pindah ke AC Milan dan akhirnya Flamengo. Dengan 10 caps bersama timnas Brasil, pengalamannya di level tertinggi tidak diragukan.
Villa kini harus segera mencari alternatif. Salah satu nama yang masuk radar adalah Kyle Walker-Peters, bek serba bisa yang baru saja mengalami degradasi bersama West Ham United. Kelebihannya, ia bisa bermain di kedua sisi pertahanan dan memiliki jam terbang tinggi di Premier League. Gaya bermainnya yang cepat dan nyaman menguasai bola cocok dengan filosofi Unai Emery.
West Ham, yang terdegradasi ke Championship, kemungkinan besar akan melepas Walker-Peters dengan harga miring. Pemain itu bergabung dengan status bebas transfer musim panas lalu, sehingga biaya transfer murni menjadi keuntungan bagi klub. Namun, tantangan terbesar adalah meyakinkan Walker-Peters untuk bersedia menjadi pelapis Cash, bukan pemain inti.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, saga transfer ini menjadi pengingat bahwa negosiasi di bursa Eropa seringkali berubah drastis dalam hitungan jam. Keputusan Flamengo mempertahankan Emerson juga menunjukkan bahwa klub-klub Brasil kini semakin berani menolak tawaran dari Eropa demi menjaga stabilitas tim. Villa pun harus bergerak cepat jika ingin menambah amunisi sebelum musim baru bergulir.
Pertanyaan besarnya, akankah Walker-Peters bersedia menjadi 'plan B' Villa? Atau justru ada kejutan lain dari Emery di sisa bursa transfer? Waktu yang akan menjawab.



