Manchester United Beralih ke Prospek Muda Kolombia Setelah Gagal Dapatkan Mateus Fernandes
Baca dalam 60 detik
- Manchester United mundur dari perburuan Mateus Fernandes yang bernilai ยฃ85 juta dan beralih ke gelandang remaja Kolombia, Cristian Orozco, dengan biaya hanya ยฃ850 ribu.
- Orozco, yang baru 17 tahun, telah terbang ke Manchester untuk menjalani tes medis dan akan resmi bergabung setelah ulang tahunnya bulan ini.
- Langkah ini mencerminkan strategi baru INEOS yang lebih berhati-hati dalam belanja pemain, menghindari harga mahal dan lebih fokus pada potensi jangka panjang.

Manchester United kembali menunjukkan perubahan strategi di bursa transfer dengan mengalihkan fokus dari pembelian mahal ke pemain muda potensial. Setelah gagal mengamankan tanda tangan Mateus Fernandes yang akhirnya memilih Tottenham Hotspur dengan banderol ยฃ85 juta, Setan Merah kini dikabarkan akan merekrut gelandang remaja asal Kolombia, Cristian Orozco, dengan biaya yang jauh lebih rendah.
Keputusan United untuk mundur dari perburuan Fernandes bukan tanpa alasan. Gelandang berusia 21 tahun itu baru saja mengalami degradasi kedua berturut-turut bersama West Ham United, membuat nilai transfernya dianggap terlalu tinggi oleh pihak klub. Selain itu, kehadiran Jorge Mendes sebagai agen Fernandes dan persaingan dengan Tottenham yang royal dalam belanja membuat United memilih untuk tidak terlibat perang harga.
Fenomena ini tidak lepas dari efek domino transfer Elliot Anderson ke Manchester City senilai ยฃ116 juta, yang ikut mengerek harga pasar gelandang lain seperti Alex Scott dan Adam Wharton. Alih-alih memaksakan diri, INEOS selaku pemilik klub memilih pendekatan berbeda: mencari bakat mentah dengan harga miring, mirip seperti yang dilakukan saat merekrut Senne Lammens musim panas lalu.
Menurut laporan The Athletic, kesepakatan dengan Fortaleza untuk memboyong Orozco sudah di depan mata. Remaja berusia 17 tahun itu dikabarkan telah terbang ke Manchester untuk menjalani tes medis, dan kontrak resmi akan ditandatangani begitu ia genap berusia 18 tahun pada bulan ini. Biaya transfernya diperkirakan hanya sekitar ยฃ850 ribu, sebuah angka yang sangat kontras dengan harga pemain-pemain Premier League lainnya.
Orozco bukanlah nama yang dikenal luas, namun statistiknya di Piala Dunia U-17 tahun lalu cukup menjanjikan. Ia mencatat rata-rata tiga tekel dan intersep per pertandingan, plus 6,5 ball recoveries, serta memenangkan 67% duel udara. Kemampuan dribelnya juga terbilang baik dengan rata-rata 0,8 dribel sukses per laga, angka yang sama dengan catatan Fernandes di Premier League musim lalu. Perbandingan ini membuatnya dijuluki sebagai 'calon Moises Caicedo' berikutnya, pemain yang dulu hampir bergabung dengan United sebelum akhirnya bersinar di Brighton dan pindah ke Chelsea dengan rekor transfer ยฃ115 juta.
Namun, perlu dicatat bahwa Orozco baru tampil lima kali di level senior. Kesabaran akan menjadi kunci, sebagaimana Fernandes sendiri hanya memiliki sepuluh penampilan untuk Sporting CP sebelum pindah ke Southampton pada 2024. Dua tahun kemudian, ia menjadi pemain senilai ยฃ85 juta. Cerita serupa bisa terulang jika Orozco mampu berkembang sesuai ekspektasi.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, langkah Manchester United ini bisa menjadi pelajaran berharga. Klub-klub Eropa kini semakin berani memetik talenta muda dari Amerika Selatan dengan biaya rendah, mirip dengan bagaimana pemain-pemain Brasil dan Argentina sering menjadi incaran klub-klub Asia. Jika Orozco sukses, ia bisa menjadi bukti bahwa investasi pada pemain muda dengan harga miring bisa memberikan keuntungan besar di masa depan.
Dengan kepergian Casemiro dan cedera panjang Manuel Ugarte, United memang membutuhkan tambahan tenaga di lini tengah. Namun, apakah Orozco siap langsung menjadi solusi? Ataukah ia hanya proyek jangka panjang yang perlu waktu untuk matang? Jawabannya mungkin baru akan terlihat dalam beberapa musim ke depan.



