Bellingham Jadi Motor Inggris ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Jude Bellingham mencetak satu gol dan satu assist saat Inggris mengalahkan Panama 2-0, memastikan posisi puncak Grup L.
- Marcus Rashford memuji semangat Bellingham yang mampu membawa rekan setimnya tampil lebih baik, bukan hanya secara individu.
- Thomas Tuchel menegaskan timnya akan meningkatkan intensitas di fase knockout, dengan target menaklukkan lawan mana pun.

Jude Bellingham menjadi pusat perhatian setelah penampilan gemilangnya membawa Inggris melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai juara grup. Gelandang Real Madrid itu mencetak satu gol dan satu assist dalam kemenangan 2-0 atas Panama di New York New Jersey Stadium, sekaligus mengamankan posisi puncak Grup L.
Bagi Bellingham yang akan berusia 23 tahun pada Senin mendatang, kemenangan ini menjadi kado awal yang istimewa. Namun, pemain yang sebelumnya kecewa saat Inggris hanya bermain imbang 0-0 melawan Ghana itu menegaskan bahwa yang terpenting adalah tim berhasil menyelesaikan misi pertama mereka. โPekerjaan pertama sudah selesai: kami datang ke sini untuk melakukannya secara bertahap dan sekarang kami telah mencapai target pertama, yaitu lolos dari grup dan menjadi pemuncak klasemen,โ ujarnya.
Marcus Rashford, yang juga menjadi bagian penting dalam lini serang Inggris, memberikan pujian tinggi kepada Bellingham. Menurutnya, pemain muda itu tidak hanya berbakat, tetapi juga memiliki dorongan kuat untuk membawa tim maju. โDia bukan hanya mendorong dirinya sendiri, dia mendorong orang-orang di sekitarnya. Dia mendorong Inggris. Dia selalu menginginkan lebih,โ kata Rashford kepada FIFA. Rashford juga menambahkan bahwa performa seperti yang ditunjukkan Bellingham sangat dibutuhkan jika Inggris ingin terus melaju di turnamen ini.
Pelatih Thomas Tuchel mengakui bahwa Inggris adalah satu-satunya tim yang mampu menciptakan banyak peluang melawan Panama. Ia menilai Bellingham menjadi bagian besar dari keberhasilan tersebut. โSemua orang melakukan apa yang perlu dilakukan, dan Jude adalah bagian besar dari itu. Masih banyak yang bisa dibangun dan kami harus memperbaiki banyak detail dengan pendekatan agresif yang kami ambil,โ ujar Tuchel. Ia juga menekankan bahwa turnamen sesungguhnya dimulai sekarang di fase gugur, dan timnya akan terus meningkatkan performa seiring besarnya pertandingan.
Rashford juga menyoroti pentingnya dukungan suporter Inggris yang hadir di stadion. Menurutnya, ketika pertandingan berjalan sulit, sorakan dari tribun bisa memberikan tambahan energi 5-10 persen yang tidak bisa ditemukan sendiri. โMereka sangat keras hari ini, positif, dan itu jelas membantu. Mereka benar-benar mendukung kami dan kami berharap itu bisa membuat perbedaan di fase gugur,โ ujar pemain nomor 11 Inggris tersebut.
Dengan status juara grup, Inggris kini bersiap menuju Atlanta Stadium untuk menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Bellingham menegaskan bahwa timnya tidak akan memilih-milih lawan. โUntuk memenangkan Piala Dunia, kami harus mengalahkan tim-tim terbaik โ setiap tim yang pantas berada di babak berikutnya. Kami harus menghadapi setiap lawan dengan cara yang sama,โ tegasnya. Pertanyaan besarnya sekarang: mampukah Inggris mempertahankan momentum dan akhirnya mengakhiri puasa gelar sejak 1966?



