Final MilkLife Soccer Challenge All Stars 2026: Jakarta Waspadai Rekor Tak Terkalahkan Kudus
Baca dalam 60 detik
- Tim All Stars Jakarta akan menantang tuan rumah Kudus di partai puncak MilkLife Soccer Challenge All Stars 2026, Minggu (28/6).
- Kudus belum terkalahkan sepanjang turnamen dan hanya kebobolan satu gol, menjadikannya lawan yang sulit ditaklukkan.
- Jakarta mengandalkan strategi penguasaan bola dan ketenangan untuk mematahkan dominasi Kudus yang juga juara bertahan.

Tim All Stars Jakarta harus mewaspadai rekor impresif Kudus yang belum terkalahkan sepanjang MilkLife Soccer Challenge All Stars 2026 saat kedua tim bertemu di partai final, Minggu (28/6/2026). Kudus, yang juga bertindak sebagai tuan rumah, datang dengan status juara bertahan dan hanya kebobolan satu gol dalam empat pertandingan sebelumnya.
Jakarta melaju ke final setelah menekuk Yogyakarta 1-0 di semifinal yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Sabtu (27/6/2026). Gol tunggal kemenangan menjadi modal berharga, namun tantangan jauh lebih berat menanti. Kudus sendiri mengalahkan Surabaya 2-1 di semifinal, dan satu gol tersebut menjadi satu-satunya yang bersarang di gawang mereka sejak turnamen dimulai pada 23 Juni 2026.
Asisten pelatih Jakarta, Sasi Kirana, mengakui catatan positif Kudus menjadi perhatian utama. "Kami belum pernah bertemu Kudus, tapi melihat mereka yang dari awal belum terkalahkan, bahkan sempat tidak kebobolan, itu adalah hal yang perlu diantisipasi sejak awal pertandingan," ujarnya. Meski rekor clean sheet Kudus sudah terputus, Sasi menilai timnya tidak boleh lengah karena tren positif itu bisa kembali terjadi.
Gelandang Jakarta, Euis Siti Farhatus Sa'adah, menekankan pentingnya kecerdasan bermain untuk menghadapi Kudus. "Kami harus benar-benar mempersiapkan diri, harus pintar bermainnya dari kanan ke kiri, memindahkan bola dari belakang ke depan. Kalau kami bisa bermain lebih tenang, jadi bisa lebih nyaman," kata pemain yang baru pertama kali tampil di ajang All Stars ini. Strategi penguasaan bola dan kesabaran menjadi kunci bagi Jakarta untuk membongkar pertahanan Kudus yang solid.
Final ini menjadi ujian sesungguhnya bagi Jakarta untuk mengukur kemampuan mereka melawan tim terbaik turnamen. Kudus, dengan dukungan penuh pendukung tuan rumah, tentu tidak ingin melepaskan gelar juara. Sementara Jakarta berambisi mencuri tahta dari tangan Kudus dan menulis sejarah baru.
Pertandingan final akan digelar pada Minggu, 28 Juni 2026, setelah laga perebutan tempat ketiga antara Yogyakarta dan Surabaya. Akankah Jakarta mampu mematahkan dominasi Kudus, atau justru sang juara bertahan kembali menunjukkan superioritasnya?



