Folarin Balogun Incar Pintu Keluar dari Monaco, Serie A Jadi Salah Satu Tujuan
Baca dalam 60 detik
- Penyerang timnas AS Folarin Balogun dikabarkan ingin hengkang dari Monaco dengan banderol โฌ50 juta.
- Sejumlah klub Serie A dan Premier League disebut tertarik, namun negosiasi masih dalam tahap awal.
- Kontrak Balogun di Monaco masih berlaku hingga 2028, tanpa ada perpanjangan yang dibahas.

Penyerang tim nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun, dikabarkan akan meninggalkan AS Monaco pada bursa transfer musim panas mendatang. Klub asal Prancis itu mematok harga sekitar โฌ50 juta bagi klub-klub yang berminat, dengan Serie A Italia disebut sebagai salah satu destinasi potensial.
Menurut laporan The Athletic, pemain berusia 24 tahun itu lebih memilih pindah setelah Piala Dunia 2026 berakhir. Balogun telah tampil impresif bersama AS Monaco musim lalu dengan mencetak 19 gol dalam 43 penampilan di semua kompetisi. Ketajamannya di depan gawang membuatnya menjadi incaran sejumlah klub Eropa, termasuk dari Premier League Inggris dan Serie A Italia.
Ketertarikan klub-klub Italia terhadap Balogun bukanlah hal baru. Pada tahun 2023, saat ia masih berseragam Arsenal, Inter Milan sempat dikaitkan dengan pemain kelahiran New York tersebut. Namun, saat itu Balogun memilih bergabung dengan Monaco dengan nilai transfer sekitar โฌ30 juta. Kini, setelah dua musim di Ligue 1, ia kembali membuka peluang pindah ke Italia.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pembicaraan awal dengan beberapa klub peminat sudah dilakukan, namun belum ada yang memasuki tahap lanjutan. Kontrak Balogun di Monaco masih berlaku hingga 2028, dan hingga saat ini belum ada negosiasi perpanjangan kontrak. Situasi ini membuat Monaco cenderung melepasnya dengan harga yang sesuai permintaan.
Bagi sepak bola Indonesia, pergerakan Balogun menarik untuk diikuti karena ia merupakan salah satu bintang muda Amerika Serikat yang tampil di Piala Dunia 2026. Dalam dua pertandingan awal turnamen, Balogun telah mencetak dua gol dan satu assist. Jika ia pindah ke Serie A, kompetisi Italia akan semakin kaya dengan pemain depan berkualitas, yang secara tidak langsung dapat meningkatkan daya tarik liga tersebut bagi penonton Indonesia.
Namun, harga โฌ50 juta bisa menjadi batu sandungan. Tidak semua klub Italia memiliki kemampuan finansial untuk memenuhi banderol tersebut. Klub seperti Inter Milan atau Juventus mungkin harus menjual pemain terlebih dahulu untuk mengumpulkan dana. Sementara itu, klub Premier League seperti Arsenal memiliki klausul buy-back yang mungkin bisa diaktifkan, meski belum ada konfirmasi.
Ke depan, keputusan Balogun akan bergantung pada tawaran yang masuk dan ambisinya untuk bermain di liga yang lebih kompetitif. Apakah Serie A akan menjadi pelabuhan barunya, atau justru Premier League yang kembali memikat? Yang jelas, saga transfer ini baru akan memanas setelah Piala Dunia usai.



