Arsenal Siap Lepas Gyokeres demi Julian Alvarez: Target Impian di Lini Depan
Baca dalam 60 detik
- Arsenal dikabarkan mengincar Julian Alvarez dari Atletico Madrid sebagai prioritas utama bursa transfer musim panas ini, dengan nilai transfer mencapai £130 juta.
- Viktor Gyokeres, yang baru bergabung musim lalu, mulai diragukan kemampuannya dalam membangun permainan meski menjadi top skor tim.
- Jika transfer Alvarez terwujud, posisi Gyokeres di starting XI Arsenal terancam, membuka peluang perombakan lini depan The Gunners.

Arsenal dikabarkan siap mengucapkan selamat tinggal pada Viktor Gyokeres hanya setahun setelah kedatangannya, dengan Julian Alvarez dari Atletico Madrid kini menjadi target utama yang digadang-gadang sebagai rekrutan impian Mikel Arteta dan direktur olahraga Andrea Berta. Langkah ini menandai pergeseran strategi Arsenal yang mulai meragukan kontribusi Gyokeres di luar sekadar mencetak gol.
Musim lalu, Berta menjadikan perekrutan penyerang tengah sebagai misi utama di jendela transfer pertamanya. Benjamin Sesko sempat menjadi pilihan Arteta, namun pertimbangan finansial membuat Arsenal memilih Gyokeres yang lebih murah dan terbukti di Liga Portugal. Keputusan itu berbuah gelar Premier League, namun performa Gyokeres dinilai belum sepenuhnya memuaskan. Ia memang menjadi top skor tim dengan 21 gol di semua kompetisi, tetapi gaya bermainnya yang kurang dalam membangun serangan membuat Arteta kerap memilih Kai Havertz sebagai false nine di laga-laga krusial, seperti final Carabao Cup, laga kontra Manchester City, dan final Liga Champions.
Ketergantungan pada Havertz di momen besar menunjukkan celah dalam permainan Gyokeres. Data statistik memperkuat hal ini: dalam metrik expected threat (xT) fase build-up, Gyokeres berada di 20% terburuk penyerang di lima liga top Eropa, sementara Alvarez masuk dalam 9% terbaik. Kemampuan dribel juga menjadi kelemahan—Gyokeres hanya mencatat 0,04 productive dribbles per pertandingan, jauh di bawah Alvarez yang mencapai 0,43. Hal ini membuat Arsenal mulai melirik opsi lain, termasuk Eli Junior Kroupi dari Bournemouth yang banderolnya mencapai £80-100 juta, namun Alvarez tetap menjadi prioritas utama.
Menurut jurnalis BBC Sami Mokbel, Arsenal memiliki ketertarikan jangka panjang pada Alvarez. “Itu akan menjadi akuisisi impian bagi Arteta dan Berta. Jika ada cara bagi Arsenal untuk mewujudkannya musim panas ini, maka akan muncul pertanyaan soal masa depan Gyokeres,” ujarnya dalam podcast Latte Firm Arsenal. Alvarez, yang dijuluki “monster” oleh jurnalis Argentina Pablo Gonzalez, dianggap sebagai solusi ideal karena mampu mencetak gol sekaligus membangun permainan—sesuatu yang kurang dimiliki Gyokeres. Dengan banderol sekitar £130 juta, Arsenal harus bersaing dengan klub-klub besar Eropa, namun keengganan Atletico menjual ke Real Madrid membuka peluang bagi klub Premier League.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perburuan Arsenal ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub top Eropa terus berinvestasi di lini depan demi bersaing di level tertinggi. Jika Alvarez bergabung, ia akan menjadi salah satu penyerang termahal di dunia, dan kepindahannya bisa mempengaruhi bursa transfer pemain Amerika Latin yang kerap menjadi idola di Indonesia. Arsenal sendiri tengah membangun skuad muda yang menjanjikan, dan kehadiran Alvarez akan memperkuat ambisi mereka mempertahankan gelar Premier League serta menembus dominasi di Eropa.
Pertanyaan besarnya: apakah Arsenal bersedia menjual Gyokeres hanya setahun setelah merekrutnya? Atau justru mereka akan mempertahankan kedua pemain untuk menambah opsi taktis? Keputusan ini akan menjadi ujian bagi visi jangka panjang Arteta dan Berta di bursa transfer musim panas nanti.



