Aston Villa Incar Mesin Gol Newcastle: Woltemade Jadi Alternatif di Tengah Keringnya Penyerang
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa membidik Nick Woltemade dari Newcastle United sebagai pengganti Morgan Rogers yang hengkang ke Chelsea.
- Woltemade dinilai lebih klinis ketimbang Nicolas Jackson, dengan tingkat konversi gol 25% di Premier League musim lalu.
- Keputusan Villa dalam bursa transfer musim panas ini akan menentukan daya saing mereka di papan atas Inggris.

Langkah Aston Villa di bursa transfer musim panas ini menarik perhatian. Setelah melepas Morgan Rogers ke Chelsea dengan nilai fantastis, klub asal Birmingham itu kini berburu penyerang baru. Nama Nick Woltemade dari Newcastle United muncul sebagai kandidat kuat, sekaligus menjadi pembanding bagi target lain, Nicolas Jackson.
Kepergian Rogers sebesar ยฃ116 juta menjadi pukulan telak bagi lini serang Villa. Meski Alejandro Garnacho didatangkan dari Chelsea dengan status pinjaman, performanya belum meyakinkan. Sementara itu, Ollie Watkins kerap mengalami paceklik gol musim lalu. Situasi ini memaksa manajer Unai Emery mencari tambahan amunisi di lini depan.
Menurut laporan Caught Offside, Woltemade telah diberi izin meninggalkan Newcastle United hanya setahun setelah diboyong dengan rekor klub senilai ยฃ69 juta. Pemain timnas Jerman berusia 24 tahun itu menarik minat sejumlah klub besar, termasuk Liverpool dan Manchester United. Namun, Villa disebut-sebut berada di posisi terdepan untuk mendapatkan jasanya.
Perbandingan antara Woltemade dan Jackson menjadi sorotan utama. Jackson, yang pernah bekerja sama dengan Emery di Villarreal, hanya mencetak tiga gol dalam 27 pertandingan di bawah asuhan pelatih asal Spanyol itu. Meski kemudian bersinar di La Liga dan pindah ke Chelsea, penyelesaian akhirnya masih dipertanyakan. Jurnalis Bence Bocsak bahkan menyebut Woltemade sebagai salah satu finisher terbaik di Eropa.
Di sisi lain, Woltemade sempat kesulitan beradaptasi di Newcastle. Ia sering ditempatkan sebagai false nine oleh Eddie Howe, sebuah taktik putus asa untuk mengatasi badai cedera. Namun, naluri mencetak golnya tidak perlu diragukan. Dengan dukungan sistem permainan Villa yang lebih stabil, ia berpotensi berkembang pesat.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Villa ini menarik untuk disimak. Persaingan di papan atas Premier League semakin ketat, dan keputusan transfer Emery akan menentukan apakah Villa mampu bersaing di kompetisi Eropa. Kehadiran pemain seperti Woltemade bisa menjadi pembeda, sekaligus inspirasi bagi klub-klub Asia yang ingin membangun lini serang tajam.
Pertanyaannya, apakah Villa berani mengambil risiko dengan Woltemade yang belum terbukti konsisten di Inggris? Atau justru memilih Jackson yang sudah mengenal Emery, meski penyelesaian akhirnya rapuh? Keputusan ini akan menjadi ujian bagi manajemen Villa dalam merancang skuad jangka panjang.



