GTA VI Pre-Order Dibuka 25 Juni, Rockstar Rilis Cover Art Resmi
Baca dalam 60 detik
- Rockstar Games mengumumkan pembukaan pre-order GTA VI pada 25 Juni 2026 untuk PS5 dan Xbox Series X|S.
- Cover art resmi dan gambar baru Vice City dirilis, menandai langkah promosi besar menjelang peluncuran November.
- Antusiasme tinggi di Indonesia, meski harga dan ketersediaan di pasar lokal masih dinantikan.

Rockstar Games akhirnya membuka keran pemesanan awal untuk Grand Theft Auto VI, salah satu gim paling dinanti dekade ini. Melalui akun resmi di media sosial, pengembang asal Amerika Serikat itu mengonfirmasi bahwa pre-order akan dimulai pada 25 Juni 2026, bersamaan dengan perilisan artwork sampul resmi dan tampilan baru Vice City.
Gim yang direncanakan rilis pada 19 November 2026 ini hanya akan tersedia untuk konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X|S, baik dalam bentuk digital maupun fisik di sejumlah pengecer tertentu. Keputusan untuk tidak merilis versi PC pada tahap awal menjadi sorotan, mengingat basis pemain PC yang besar di Asia, termasuk Indonesia.
Pengumuman ini memicu gelombang antusiasme di kalangan gamer Tanah Air. Forum-forum diskusi lokal seperti r/IndoGaming dan grup Facebook pecinta GTA ramai memperbincangkan strategi mendapatkan unit fisik lebih awal. Beberapa toko ritel game di Jakarta dan Surabaya sudah mulai menerima daftar tunggu, meski harga resmi belum diumumkan.
Menurut analis industri game dari firma Niko Partners, langkah Rockstar membuka pre-order lebih dari lima bulan sebelum rilis merupakan strategi untuk mengukur permintaan sekaligus membangun momentum. โIni juga memberi sinyal kepada pengembang pihak ketiga bahwa GTA VI akan menjadi platform besar untuk konten tambahan,โ ujar seorang pengamat yang enggan disebut namanya.
Bagi gamer Indonesia, tantangan utama adalah ketersediaan stok dan harga. Mengingat gim AAA terbaru biasanya dibanderol Rp800 ribu hingga Rp1,2 juta di pasar lokal, banyak yang berharap ada opsi pre-order digital agar bisa bermain tepat tengah malam. Namun, hingga saat ini belum ada informasi mengenai kerja sama dengan platform pembayaran lokal seperti GoPay atau OVO.
Kehadiran Vice City yang ikonik dalam artwork baru juga memicu nostalgia. Kota fiktif yang terinspirasi Miami itu pertama kali muncul di GTA: Vice City (2002) dan menjadi favorit penggemar. Dengan grafis generasi terbaru, eksplorasi dunia terbuka diprediksi akan menjadi daya tarik utama.
Pertanyaan besarnya: akankah GTA VI mampu memenuhi ekspektasi yang melambung tinggi setelah lebih dari satu dekade pengembangan? Atau justru akan menjadi ajang pembuktian bahwa Rockstar masih penguasa genre open-world? Jawabannya baru akan terlihat pada November mendatang.



