Olivia Wilde: Saat Tornado Kehidupan Pribadi Memaksa Saya Mundur dari Sorotan
Baca dalam 60 detik
- Aktris Olivia Wilde secara sadar memilih mundur dari publik setelah hubungan asmaranya dengan Harry Styles dan perceraian dari Jason Sudeikis menjadi sorotan.
- Dalam podcast Call Her Daddy, ia mengaku butuh keheningan untuk memproses rasa sakit dan pelajaran, serta menjalani terapi intensif.
- Keputusan ini membawanya pada transformasi diri yang lebih baik, sekaligus menemukan kebebasan dalam dunia penyutradaraan.

Olivia Wilde, aktris Hollywood berusia 42 tahun, mengaku sengaja menghilang dari sorotan media dalam beberapa tahun terakhir. Keputusan itu diambil setelah kehidupan pribadinya—perceraian dari Jason Sudeikis dan hubungan dengan Harry Styles—menjadi konsumsi publik yang tak terhindarkan. Dalam wawancara terbaru di podcast Call Her Daddy, Wilde menggambarkan masa itu sebagai "tornado" yang memaksanya untuk mundur dan mencari ketenangan.
"Saya merasa perlu menjadi sunyi. Saya harus mendengar suara saya sendiri lagi, karena terlalu banyak kebisingan," ujar Wilde. Ia menambahkan bahwa situasi tersebut sangat asing baginya dan bukan sesuatu yang ia inginkan. Keputusan untuk mengurangi eksposur publik, menurutnya, adalah langkah yang sepenuhnya disengaja.
Wilde mengaku bahwa ia merasa seperti berada di pusat tornado dan perlu meminta diri untuk keluar dari pusaran itu. "Saya perlu pergi dan menjadi sunyi, mendengar diri sendiri, dan memproses semua rasa sakit serta pelajaran yang bisa saya temukan di dalamnya," katanya. Proses ini, menurut Wilde, melibatkan terapi yang sangat intensif.
Dalam refleksinya, Wilde menyebut bahwa titik terendah justru menjadi batu loncatan. "Kedengarannya dramatis, tetapi titik terendah hanyalah tempat untuk melompat. Ada keindahan dalam kehancuran karena Anda bisa membangun kembali," tuturnya. Ia mengaku perlu mengambil napas dan bertanya pada diri sendiri: apa yang telah dipelajari, siapa dirinya, dan bagaimana menerima kerendahan hati sebagai kesempatan untuk tumbuh.
Wilde menegaskan bahwa ia adalah orang yang sangat berbeda dibandingkan tiga tahun lalu. "Versi yang jauh lebih baik dari diri saya karena saya meluangkan waktu untuk memprosesnya," katanya. Proses ini, menurutnya, harus membuahkan pertumbuhan, atau semuanya akan sia-sia.
Di tengah hiruk-pikuk kehidupan pribadi, Wilde justru menemukan pelarian dalam dunia penyutradaraan. Debutnya sebagai sutradara lewat film Booksmart (2019) dan kemudian Don't Worry Darling (2022) memberinya pengalaman yang membebaskan. "Menyutradarai sangat membebaskan dengan cara yang sangat mendalam karena sebagai aktor, Anda sangat bergantung," ungkap Wilde dalam wawancara dengan The Talks.
Bagi publik Indonesia, kisah Wilde mengingatkan pada fenomena selebritas Tanah Air yang kerap memilih mundur dari sorotan saat menghadapi masalah pribadi. Tekanan media sosial dan budaya gosip yang kuat membuat banyak artis Indonesia mengambil langkah serupa, seperti yang dilakukan oleh beberapa nama besar dalam beberapa tahun terakhir. Keputusan Wilde untuk fokus pada penyembuhan diri dan karier di balik layar bisa menjadi contoh bahwa mundur sejenak bukanlah kegagalan, melainkan strategi untuk bangkit lebih kuat.
Pertanyaan yang kini mengemuka: akankah Wilde kembali ke depan layar sebagai aktris, atau justru semakin serius menekuni kursi sutradara? Yang jelas, ia telah membuktikan bahwa dari kehancuran, seseorang bisa membangun kembali dirinya menjadi lebih baik.



