Mbappe Pecahkan Rekor Gol Nasional Prancis: 58 Gol dan Target Baru di Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Kylian Mbappe mencetak dua gol ke gawang Senegal, mengukuhkan diri sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Prancis dengan 58 gol, melampaui Olivier Giroud.
- Dengan 14 gol di Piala Dunia, Mbappe kini sejajar Gerd Muller dan hanya terpaut dua gol dari rekor Miroslav Klose, menjadikannya ancaman serius di turnamen mendatang.
- Pencapaian ini menempatkan Mbappe dalam jajaran elit sepak bola dunia, dengan efisiensi mencetak gol yang melampaui Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi pada usia yang sama.
Kylian Mbappe kembali menorehkan sejarah. Penyerang Real Madrid itu resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Prancis setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 3-1 atas Senegal di laga pembuka Grup I, Selasa (14/11) waktu setempat. Gol keduanya pada menit ke-90+6 tidak hanya memastikan kemenangan, tetapi juga mengukuhkan namanya di puncak daftar pencetak gol Les Bleus dengan 58 gol, melampaui rekor Olivier Giroud yang bertahan sejak Piala Dunia 2022.
Pertandingan di New York New Jersey Stadium itu menjadi saksi bisu perpaduan ketenangan dan emosi sang kapten. Mbappe, yang sebelumnya kerap ditanya soal rekor ini, sempat menyatakan akan "bahagia lalu melanjutkan perjalanan" begitu berhasil memecahkannya. Namun, selebrasi liarnya setelah tembakan jarak 30 yard yang melesat melewati kiper Edouard Mendy menunjukkan betapa berarti momen tersebut. Gol pertama Mbappe pada menit ke-66, hasil umpan diagonal Michael Olise, menyamakan catatan Giroud. Gol kedua, yang lahir dari bola liar, menjadi penutup dramatis sekaligus penentu rekor.
Pencapaian ini semakin istimewa mengingat kecepatan Mbappe mencapai angka tersebut. Giroud membutuhkan 137 pertandingan untuk mengoleksi 57 gol, sementara Mbappe hanya memerlukan 99 laga. Bahkan, jika dibandingkan dengan megabintang seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, yang masing-masing mencapai 58 gol setelah 126 dan 116 pertandingan internasional, efisiensi Mbappe terlihat lebih superior. Mantan rekan setimnya, Giroud, yang kini menjadi komentator, memuji pencapaian tersebut dan yakin Mbappe bisa "mudah mencapai 100 gol".
Bagi Indonesia, torehan Mbappe menjadi pengingat akan pentingnya pembinaan pemain muda berkelas dunia. Dengan usia baru 27 tahun, Mbappe telah mengoleksi 14 gol Piala Duniaโmenyamai Gerd Muller dan hanya terpaut dua gol dari rekor Miroslav Klose (16 gol). Ia juga menjadi pencetak gol terbanyak di partai final Piala Dunia sepanjang masa dengan empat gol, termasuk hat-trick di final 2022. Capaian ini menempatkannya sebagai salah satu pemain paling menentukan di turnamen empat tahunan tersebut, sesuatu yang patut dicermati oleh pengamat sepak bola Tanah Air dalam mengembangkan talenta lokal.
Mbappe memulai karier internasionalnya pada 31 Agustus 2017 dengan gol penutup kemenangan 4-0 atas Belanda. Sejak itu, ia selalu mencetak gol di setiap kompetisi besar yang diikuti Prancis, termasuk Piala Eropa dan Piala Dunia. Selain sebagai pencetak gol, ia juga menjadi raja assist sepanjang masa Les Bleus dengan 31 umpan gol, melampaui Antoine Griezmann. Catatan ini menunjukkan bahwa Mbappe bukan sekadar finisher, melainkan juga kreator serangan yang lengkap.
Langkah selanjutnya bagi Mbappe adalah mencapai 100 caps jika ia tampil melawan Irak di Philadelphia pada Senin mendatang. Namun, target jangka pendek yang lebih membara adalah mengejar rekor Klose di Piala Dunia. Dengan performa yang terus meningkat, bukan tidak mungkin Mbappe akan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen tersebut. Pertanyaannya, mampukah ia mempertahankan konsistensi ini hingga akhir karier? Atau akankah ada pemain lain yang muncul menantang dominasinya? Hanya waktu yang bisa menjawab.
