Bayern Munich Kokoh di Puncak Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Gol Jamal Musiala untuk Jerman melawan Curaçao menjadi gol ke-80 yang dicetak pemain Bayern Munich di Piala Dunia, menjadikan klub Jerman itu pemuncak klasemen klub dengan gol terbanyak di turnamen tersebut.
- Real Madrid dan Barcelona berada di posisi kedua dengan masing-masing 76 gol, sementara klub Bundesliga lain seperti Cologne (30 gol) tertinggal jauh.
- Dengan 17 pemain Bayern yang berlaga di Piala Dunia 2026, rekor ini berpotensi bertambah, terutama dengan kontribusi Harry Kane dan Luis Díaz.

Gol Jamal Musiala saat membela Jerman melawan Curaçao pada laga perdana Grup E Piala Dunia 2026 di Houston bukan sekadar torehan pribadi. Bagi Bayern Munich, gol tersebut adalah yang ke-80 sepanjang sejarah partisipasi pemain klub di ajang Piala Dunia—sebuah rekor yang belum tertandingi oleh klub mana pun di dunia.
Pencapaian ini menempatkan Bayern di puncak daftar klub dengan kontribusi gol terbanyak di Piala Dunia sejak turnamen pertama digelar pada 1930. Dua raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona, menempel ketat dengan masing-masing 76 gol. Sementara itu, klub Bundesliga lain seperti Cologne (30 gol), Borussia Dortmund, dan Werder Bremen (masing-masing 18 gol) masih jauh di belakang.
Yang menarik, catatan gemilang ini tidak datang secara instan. Hingga 1966, belum ada satu pun pemain Bayern yang mencetak gol di Piala Dunia. Semua berubah ketika Franz Beckenbauer, yang saat itu masih berusia 20 tahun, mencetak empat gol di Inggris. Beckenbauer kemudian menambah empat gol lagi pada edisi 1970 sebelum mengangkat trofi sebagai kapten pada 1974 tanpa mencetak gol di turnamen tersebut.
Warisan mencetak gol Bayern di Piala Dunia juga diwarnai oleh nama-nama legendaris. Gerd Müller, dengan 14 gol hanya dalam 13 pertandingan, menjadi yang tertinggi sepanjang masa. Termasuk gol kemenangan melawan Belanda di final 1974 yang digelar di Munich. Thomas Müller menyusul dengan 10 gol, sementara Karl-Heinz Rummenigge mengoleksi 8 gol. Miroslav Klose, meski menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 16 gol, hanya menyumbang 4 gol saat berseragam Bayern pada 2010.
Di era modern, Mario Götze mencatatkan namanya dengan gol kemenangan di final 2014 melawan Argentina. Sementara itu, Arjen Robben menjadi pemain non-Jerman paling produktif dengan lima gol untuk Belanda. Alphonso Davies juga masuk daftar setelah mencetak gol bersejarah bagi Kanada pada 2022.
Untuk Piala Dunia 2026, Bayern mengirimkan 17 pemain—terbanyak kedua setelah Manchester City (19 pemain). Dengan kehadiran Harry Kane (Inggris) dan Luis Díaz (Kolombia), rekor 80 gol berpotensi bertambah. Pertanyaannya, mampukah Bayern mempertahankan supremasi ini di tengah persaingan ketat dari klub-klub Eropa lainnya?



