United Capital Group Genggam 5% Saham NGX Group: Ekspansi Pan-Afrika Makin Agresif
Baca dalam 60 detik
- United Capital Group mengakuisisi 5% saham Nigerian Exchange Group (NGX Group) sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi di pasar modal Nigeria.
- Akuisisi ini mencerminkan optimisme United Capital terhadap prospek bursa saham Nigeria dan komitmennya mendorong pertumbuhan ekosistem keuangan regional.
- Langkah ini mengikuti ekspansi United Capital ke Ethiopia dan Rwanda, menjadikannya bank investasi asing pertama yang beroperasi di Ethiopia.

United Capital Group, perusahaan jasa keuangan dan investasi asal Nigeria, resmi mengakuisisi lima persen saham Nigerian Exchange Group (NGX Group). Langkah ini tidak hanya memperkuat partisipasi mereka di bursa saham Nigeria, tetapi juga menandai babak baru ekspansi pan-Afrika yang semakin agresif.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Senin lalu, United Capital menyebut akuisisi ini sebagai investasi strategis yang selaras dengan target pertumbuhan jangka panjang. Perusahaan yang beroperasi di 12 negara di Afrika Barat, Timur, dan Tengah itu menilai NGX Group masih menjadi pilar utama dalam pembentukan modal, efisiensi pasar, dan pertumbuhan ekonomi di kawasan.
Group Chief Executive Officer United Capital, Peter Ashade, menegaskan bahwa akuisisi ini bukan sekadar partisipasi biasa. "Kami bukan hanya pemain di pasar modal Nigeria, tetapi juga pembangun ekosistem. Investasi ini adalah bentuk kepercayaan kami terhadap kepemimpinan dan arah strategis NGX," ujarnya. Ashade menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan upaya menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham sambil mendorong perkembangan sektor keuangan.
Bagi pelaku pasar di Indonesia, langkah United Capital memberikan gambaran menarik tentang bagaimana institusi keuangan regional memperkuat posisi di bursa saham domestik. Di tengah upaya OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI) menarik lebih banyak investor institusional, akuisisi semacam ini bisa menjadi model bagi perusahaan sekuritas Tanah Air yang ingin memperdalam keterlibatan di pasar modal. Apalagi, BEI sendiri tengah gencar mendorong peningkatan likuiditas dan partisipasi asing.
United Capital juga mencatatkan sejumlah pencapaian strategis belakangan ini, termasuk rekapitalisasi anak perusahaan sebelum tenggat regulasi dan perolehan lisensi operasi di Ethiopia serta Rwanda. Izin di Ethiopia menjadikan United Capital sebagai bank investasi asing pertama yang resmi beroperasi di negara tersebut, sebuah terobosan yang memperkuat jejak ekspansi pan-Afrika mereka.
Dengan portofolio bisnis yang mencakup investment banking, manajemen aset, perdagangan sekuritas, dan wealth management, United Capital optimistis dapat memaksimalkan manfaat dari kepemilikan saham di NGX Group. Perusahaan melihat bursa saham Nigeria masih memiliki potensi besar dalam pembentukan modal dan efisiensi pasar, terutama di tengah upaya diversifikasi ekonomi Nigeria.
Ke depan, pertanyaan yang muncul adalah apakah langkah serupa akan diikuti oleh institusi keuangan lain di Afrika, dan bagaimana hal ini akan memengaruhi peta persaingan bursa saham di kawasan. Bagi Indonesia, perkembangan ini bisa menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya peran investor institusional dalam memperkuat fundamental pasar modal.



