Rayman Legends Tetap Beredar Meski Versi Remake Meluncur, Ubisoft Beri Kepastian
Baca dalam 60 detik
- Ubisoft memastikan Rayman Legends versi 2013 tidak akan ditarik dari toko digital setelah perilisan Rayman Legends Retold pada 1 Oktober.
- Kebijakan ini berbeda dari tren industri yang kerap menghapus game lawas saat versi baru hadir, memberikan kelegaan bagi kolektor dan pemain.
- Dengan harga asli โฌ19,99 (sekitar Rp350 ribu) versus remake โฌ39,99, konsumen Indonesia bisa memilih opsi lebih terjangkau tanpa khawatir kehilangan akses.

Kekhawatiran para penggemar Rayman Legends bahwa game lawas akan lenyap dari peredaran saat versi remake dirilis akhirnya terjawab. Ubisoft, melalui akun resmi Rayman, menegaskan bahwa Rayman Legends edisi 2013 tetap akan tersedia di toko digital bersamaan dengan Rayman Legends Retold yang dijadwalkan rilis pada 1 Oktober mendatang.
Keputusan ini menjadi angin segar di tengah kebiasaan industri video game yang kerap menarik judul lama dari platform penjualan ketika versi baru atau remaster diluncurkan. Langkah Ubisoft dinilai sebagai bentuk penghormatan terhadap basis pemain setia yang mungkin belum siap beralih ke versi baru atau lebih memilih harga yang lebih terjangkau. Rayman Legends asli dibanderol โฌ19,99, sementara versi Retold dipatok โฌ39,99.
Bagi gamer Indonesia, perbedaan harga tersebut cukup signifikan. Dengan nilai tukar saat ini, selisih sekitar Rp350 ribu membuat versi original menjadi pilihan ekonomis tanpa harus mengorbankan pengalaman bermain. Apalagi, konten inti Rayman Legendsโtermasuk level, karakter, dan mode co-opโtetap utuh dan tidak akan berkurang meski versi baru hadir.
Keputusan Ubisoft juga menjadi pembeda dengan praktik beberapa publisher besar yang kerap menghapus game lama untuk mendorong penjualan versi baru. Misalnya, saat Rockstar merilis Grand Theft Auto: The Trilogy โ The Definitive Edition, versi asli langsung ditarik dari toko digital. Langkah serupa juga dilakukan Square Enix untuk beberapa judul klasiknya. Dengan tetap mempertahankan Rayman Legends original, Ubisoft memberi kebebasan kepada konsumen untuk memilih sesuai preferensi dan anggaran.
Menurut analis industri game, langkah ini juga bisa menjadi strategi pemasaran yang cerdas. Dengan menjaga ketersediaan versi lama, Ubisoft tidak hanya mempertahankan basis pemain yang sudah ada, tetapi juga membuka peluang bagi pemain baru yang mungkin tertarik mencoba seri ini dengan harga lebih murah sebelum memutuskan membeli remake. Selain itu, reputasi positif dari kebijakan ini dapat memperkuat loyalitas merek di mata komunitas gamer.
Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Ubisoft akan menerapkan kebijakan serupa untuk waralaba lainnya, seperti Assassin's Creed atau Far Cry, ketika versi remaster atau remake dirilis. Jika konsisten, hal ini bisa menjadi standar baru yang menguntungkan konsumen di tengah tren kenaikan harga game AAA.



