Tim Hoki Inggris Raih Dua Kemenangan, Putri Tersungkur
Baca dalam 60 detik
- Tim putra Inggris mengalahkan Argentina 5-0 dan Australia 4-3 dalam lanjutan FIH Pro League.
- Kemenangan ini membawa Inggris ke posisi ketiga klasemen dengan 21 poin, menyamai Australia yang unggul jumlah pertandingan.
- Sebaliknya, tim putri Inggris menelan dua kekalahan dari Jerman dan kini berada di peringkat ketujuh.

Tim hoki putra Inggris menunjukkan performa gemilang di akhir pekan ini dengan meraih dua kemenangan beruntun di ajang FIH Pro League, masing-masing melawan Argentina dan Australia. Sementara itu, tim putri justru harus menelan pil pahit setelah dua kali dikalahkan Jerman.
Bermain di kandang sendiri, Lee Valley Hockey and Tennis Centre, London, Inggris tampil dominan saat menghadapi Argentina pada Sabtu (19/6). Henry Croft menjadi bintang dengan mencetak dua gol, disusul sumbangan gol dari Sam Ward, Nick Bandurak, dan Tom Sorsby. Hasil akhir 5-0 menjadi bukti ketangguhan lini depan Inggris.
Keesokan harinya, Inggris kembali berhadapan dengan lawan berat, Australia. Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Nathan Ephraums, tim tuan rumah bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 4-1 berkat aksi Will Calnan, David Goodfield, Tom Sorsby, dan Samuel Hooper. Meski Australia memperkecil ketertinggalan melalui Ephraums dan Ky Willott, Inggris berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Dengan hasil ini, Inggris kini menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 21 poin dari enam pertandingan tersisa. Australia yang berada di posisi kedua juga mengantongi 21 poin, namun telah memainkan satu laga lebih sedikit. Situasi ini membuat persaingan papan atas semakin ketat.
Di sisi lain, tim putri Inggris belum mampu bangkit dari keterpurukan. Mereka takluk 1-2 dan 0-3 dari Jerman dalam dua pertandingan yang digelar di tempat yang sama. Kekalahan ini membuat Inggris putri terpuruk di peringkat ketujuh dengan raihan tujuh poin, juga dengan enam laga tersisa. Perbedaan performa antara tim putra dan putri menjadi sorotan tersendiri bagi penggemar hoki Inggris.
Bagi Indonesia, ajang FIH Pro League ini bisa menjadi tolok ukur perkembangan hoki di Asia. Meski belum ada wakil Indonesia di kompetisi ini, melihat dominasi negara-negara Eropa dan Australia dapat memberikan gambaran tentang standar permainan global. Pengamat hoki Indonesia, Andi Pratama, menilai bahwa Indonesia perlu belajar dari konsistensi Inggris dalam membangun tim. "Mereka mampu merotasi pemain dan tetap tampil kompetitif. Ini yang harus dicontoh oleh federasi hoki kita," ujarnya.
Kedua tim Inggris akan kembali bertanding pada 20 Juni mendatang di Lee Valley. Tim putra akan berhadapan lagi dengan Argentina, sementara tim putri menantang Australia. Pertanyaan besarnya, mampukah tim putri Inggris memperbaiki performa mereka? Atau justru tim putra yang akan melanjutkan tren positif?



