Jerman Hancurkan Curacao 7-1: Nagelsmann Puji Respons Tim Usai Kegagalan di Turnamen Sebelumnya
Baca dalam 60 detik
- Timnas Jerman mengawali Piala Dunia dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao, menandai kebangkitan setelah dua turnamen mengecewakan.
- Pelatih Julian Nagelsmann menyesuaikan taktik saat jeda minum untuk membongkar formasi diamond lawan, sementara Nathaniel Brown mencetak gol debut yang emosional.
- Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Jerman untuk membangun momentum, meski masih ada kekhawatiran soal kebugaran Jamal Musiala.

Timnas Jerman membuka perjalanan mereka di Piala Dunia dengan kemenangan meyakinkan 7-1 atas Curacao, sebuah hasil yang langsung meredam skeptisisme publik setelah performa buruk di dua edisi turnamen sebelumnya. Pelatih Julian Nagelsmann menyebut kemenangan ini sangat krusial untuk membangun kepercayaan diri skuad mudanya.
Dalam laga yang berlangsung di stadion tuan rumah, Jerman mendominasi sejak menit awal. Namun, Nagelsmann mengakui ada momen canggung setelah Curacao sempat memperkecil ketertinggalan. "Kami melakukan penyesuaian cepat saat jeda minum untuk menghadapi formasi diamond mereka. Itu momen yang tepat untuk memberi instruksi kepada pemain," ujar Nagelsmann dalam konferensi pers usai pertandingan.
Kemenangan ini terasa istimewa bagi pemain debutan Nathaniel Brown, yang berhasil mencetak gol di laga perdananya di Piala Dunia. "Tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Keluarga saya ada di sini. Sungguh luar biasa," kata Brown dengan mata berkaca-kaca. Rekan setimnya, Manuel Neuer, menambahkan bahwa energi positif dari para pemain pengganti menjadi kunci permainan Jerman. "Mereka masuk dan membawa semangat baru. Anda bisa melihat kenikmatan dalam permainan kami," ujar kiper veteran tersebut.
Kekhawatiran sempat muncul saat bintang muda Jamal Musiala ditarik keluar lebih awal. Namun, Nagelsmann memastikan tidak ada cedera serius. "Setelah absen lama, wajar jika ia merasakan sedikit masalah otot. Saya tidak menariknya karena cedera," tegasnya. Felix Nmecha, yang juga tampil impresif, mengaku masih belum percaya dengan hasil ini. "Ini momen yang sangat spesial bagi saya dan tim. Kami bisa mengambil banyak pelajaran dari hasil ini," katanya.
Di sisi lain, pelatih Curacao Dick Advocaat tidak menampik keunggulan lawan. "Tidak bagus. Jika Anda kalah 7-1, itu tidak bagus. Tapi kami tahu betapa kuatnya Jerman. Mereka terlalu kuat hari ini," ujarnya singkat. Kai Havertz, yang turut menyumbang gol, menekankan pentingnya karakter tim saat menghadapi tekanan. "Setelah kebobolan, ada sedikit kegelisahan. Tapi itu juga tanda karakter untuk bisa bangkit. Tidak ada yang namanya pertandingan sempurna," ujarnya.
Bagi Jerman, kemenangan ini menjadi awal yang ideal untuk melupakan kegagalan di Piala Dunia 2018 dan 2022, di mana mereka tersingkir di fase grup. Namun, tantangan masih panjang. Nagelsmann harus memastikan konsistensi performa dan menjaga kebugaran pemain kunci seperti Musiala. Pertanyaan besarnya: mampukah Jerman mempertahankan momentum ini hingga akhir turnamen?



